Usai diluncurkan ke publik pada November tahun lalu, PT Toyota Astra Motor terus berupaya mempromosikan mobil segmen MPV tujuh penumpang mereka yakni All New Toyota Veloz.

Terbaru, PT TAM mengajak media untuk mencoba fitur keselamatan Toyota Safety Sense (TSS) yang tersemat pada Toyota Veloz tipe tertinggi. Tes tersebut digelar pada Rabu (29/6) di beberapa kawasan di Jakarta.

Melalui kegiatan tersebut, Toyota berharap media memperoleh pengalaman langsung dan menyeluruh tentang cara kerja teknologi keselamatan yang terpasang di mobil Veloz baru.

ANTARA berkesempatan menjajal kecanggihan sejumlah fitur keselamatan, seperti Lane Departure Warning, Pre-collision Warning and Pre-collision Braking, Pedal Misoperation Control, Front Departure Alert, serta All Around View Camera.

Fitur pertama yang dicoba adalah Lane Departure Warning. Fitur ini membantu mencegah mobil berpindah jalur secara tidak sengaja.

Saat ANTARA mencoba berpindah jalur secara tidak sengaja tanpa memberi aba-aba lampu sein, fitur ini akan memberi tanda peringatan dan mengoreksi kemudi agar tetap berada di jalur.

Fitur selanjutnya yang dicoba adalah Pre-collision Warning and Pre-collision Braking. Kedua fitur tersebut dirancang untuk membantu mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan lain di depan.

ANTARA mencoba memacu kendaraan dengan kecepatan sekitar 30 km/jam dengan injakan gas yang konstan. Di ujung lintasan terdapat replika bagian bodi belakang Toyota Veloz yang terbuat dari gabus sebagai pengganti kendaraan.

ANTARA tetap menginjak gas secara konstan meski mobil sudah mendekati replika kendaraan. Alhasil, saat jarak mobil sudah sekitar satu meter dari objek replika, fitur tersebut aktif dan mengintervensi dengan menghentikan mobil.

Kunci dari fitur tersebut adalah gas yang konstan. Apabila gas terus diinjak secara konstan hingga mendekati objek kendaraan di depan, sistem membaca bahwa pengendara sedang lengah atau tidak siap, sehingga fitur akan aktif untuk menghentikan kendaraan guna mencegah terjadinya tabrakan.

Sebaliknya, apabila gas dilepas atau dikurangi ketika mobil mendekati objek kendaraan di depan, maka sistem membaca bahwa pengemudi sadar atau mengetahui bahwa terdapat objek kendaraan di depan, sehingga fitur tersebut tidak akan aktif.

Fitur keselamatan tersebut dirasa sangat berguna pada situasi-situasi tertentu, misalnya ketika pengemudi mengantuk atau kelelahan yang membuat konsentrasi menurun.

Fitur selanjutnya adalah Pedal Misoperation Control. Fitur ini membantu mengurangi potensi kecelakaan akibat salah menginjak pedal gas.

Saat mobil dalam keadaan diam dan transmisi berada pada posisi D atau Drive, ANTARA mencoba menekan pedal gas secara kuat dan dalam dengan sekali injakan. Ternyata mobil tidak bergerak dan gas hanya meraung.

Sistem keamanan membaca bahwa pengemudi salah menginjak pedal gas sehingga fitur aktif dan mobil tidak bergerak. Fitur ini sangat berguna ketika pengemudi salah menginjak pedal gas, sehingga kemungkinan terjadinya tabrakan dapat dihindari.

ANTARA lalu mencoba fitur Front Departure Alert. Fitur ini akan memberikan peringatan yang dapat didengar ketika kendaraan di depan berjalan menjauh. Fitur itu sangat penting ketika sedang berada di tengah kemacetan.

Fitur terakhir yang dicoba ANTARA adalah All Around View Camera atau kamera 360. Fitur tersebut bermanfaat ketika sedang parkir atau berkendara di jalan sempit. Pengemudi bisa mengetahui kondisi atau keadaan di sekitar kendaraan sehingga meminimalisir potensi terjadinya benturan.

All New Veloz juga didukung dengan fitur canggih terbaru Toyota yakni T Intouch yang sebelumnya hanya diterapkan pada model premium.

T Intouch adalah teknologi telematika yang terpasang di All New Avanza, yang menghubungkan mobil dengan aplikasi mTOYOTA, sehingga pelanggan dapat terhubung ke semua layanan mobilitas Toyota.

Secara keseluruhan, ANTARA merasakan kecanggihan dari fitur keselamatan TSS yang tersemat pada All New Toyota Veloz varian tertinggi. Keberadaan teknologi tersebut dirasa sangat berguna untuk memberikan kenyamanan dan keamanan maksimal saat berkendara sehingga memberi jaminan rasa aman.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa penerimaan masyarakat terhadap kehadiran All New Toyota Veloz sangat baik.

Dari sekitar 40 persen market share Avanza dan Veloz, sekitar 17 persen adalah penerimaan untuk mobil jenis Veloz.

Namun, dia menilai penjualan bisa semakin terus terkatrol naik apabila masyarakat semakin memahami tentang fitur-fitur unggulan yang terdapat pada All New Toyota Veloz, termasuk teknologi keselamatan TSS.

"Kami yakin bisa lebih baik lagi karena rasanya promosi atau edukasi mengenai produk TSS juga harus kita galakkan lagi," kata Anton.

All New Veloz tersedia dalam tiga pilihan tipe yaitu Veloz M/T, Veloz Q CVT, dan Veloz Q CVT TSS (Toyota Safety Sense), dengan dimensi panjang 4.475 mm, lebar 1.750 mm, dan jarak sumbu roda 2.750 mm.

Sementara itu, dikutip dari laman situs Toyota Astra Motor, All New Veloz tipe terendah yaitu MT dijual dengan harga Rp286 juta, tipe Q CVT dijual Rp309,1 juta, sedangkan tipe tertinggi Q CVT TSS dibanderol Rp 331,1 juta.

Pewarta: Fathur Rochman

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022