Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya menyatakan, imum gampong (imam desa) memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh, sehingga keberadaannya harus terus diberdayakan sebagai perekat sosial.
Dihadapan para imam desa yang terpilih sebagai imam teladan 2016 di Lhokseumawe, selasa, Wali Kota mengatakan, dalam literatur budaya masyarakat Aceh, imam desa menyandang tugas dan peran strategisnya dalam kehidupan sosial masyarakat.
Sebagai bagian integral dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh di tingkat kampung, maka imam desa selain melayani kegiatan keagamaan, juga ikut melayani berbagai persoalan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
"Selain berperan sebagai pemimpin di bidang keagamaan, imam desa juga ikut berperan dalam menangani persoalan sosial masyarakat, mulai dari masalah keributan rumah tangga, perselisihan keluarga, masyarakat dan lain semuanya," ungkap Suaidi.
Suaidi menambahkan, mengingat begitu berartinya imam desa dalam kehidupan masyarakat, sangat diharapkan perannya untuk terus menjadi pilar utama dalam mempersatukan kehidupan sosial masyarakat.
"Berbagai perselisihan dalam masyarakat, dapat diselesaikan sebaik mungkin dan imam desa tetap berperan penting dalam upaya mempersatukan masyarakat," ucap Wali Kota Lhokseumawe itu.
Ia menambahkan, sebagai bahan indikator terhadap bertahannya perekat sosial tersebut dalam budaya masyarakat Aceh adalah sangat jarang terjadinya tawuran antar desa atau kelompok dalam masyarakat.
Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap tugas imam desa, maka pihaknya memberikan penghargaan berupa umrah dalam program imam teladan yang dilakukan setiap tahunnya, sejak tahun 2012, kata Wali Kota Suadi Yahya.
Dihadapan para imam desa yang terpilih sebagai imam teladan 2016 di Lhokseumawe, selasa, Wali Kota mengatakan, dalam literatur budaya masyarakat Aceh, imam desa menyandang tugas dan peran strategisnya dalam kehidupan sosial masyarakat.
Sebagai bagian integral dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh di tingkat kampung, maka imam desa selain melayani kegiatan keagamaan, juga ikut melayani berbagai persoalan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
"Selain berperan sebagai pemimpin di bidang keagamaan, imam desa juga ikut berperan dalam menangani persoalan sosial masyarakat, mulai dari masalah keributan rumah tangga, perselisihan keluarga, masyarakat dan lain semuanya," ungkap Suaidi.
Suaidi menambahkan, mengingat begitu berartinya imam desa dalam kehidupan masyarakat, sangat diharapkan perannya untuk terus menjadi pilar utama dalam mempersatukan kehidupan sosial masyarakat.
"Berbagai perselisihan dalam masyarakat, dapat diselesaikan sebaik mungkin dan imam desa tetap berperan penting dalam upaya mempersatukan masyarakat," ucap Wali Kota Lhokseumawe itu.
Ia menambahkan, sebagai bahan indikator terhadap bertahannya perekat sosial tersebut dalam budaya masyarakat Aceh adalah sangat jarang terjadinya tawuran antar desa atau kelompok dalam masyarakat.
Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap tugas imam desa, maka pihaknya memberikan penghargaan berupa umrah dalam program imam teladan yang dilakukan setiap tahunnya, sejak tahun 2012, kata Wali Kota Suadi Yahya.
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016