Polres Pidie, Aceh mengejar suami dari mayat wanita bernama Ayu Sri Wahyuni Ningsih (34) yang ditemukan terkubur dalam kamar rumahnya sendiri di Gampong (desa) Pulo Lhoih Kecamatan Titeu kabupaten setempat.

“Suami berinisial M (38) sedang dalam buruan kepolisian untuk mengetahui keberadaan tersangka,” kata Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali, di Pidie, Sabtu. 

Sebelumnya, warga Gampong (Desa) Meunasah Pulo Loih, Pidie, Aceh dihebohkan dengan temuan mayat perempuan yang terkubur didalam kamar rumah korban sendiri, Jumat (12/1).

Saat ditemukan warga, mayat dalam kondisi terbungkus dengan karung dan telah dikubur di kamar rumahnya sendiri. Sementara suami korban tidak di lokasi.

Baca juga: Warga Pidie temukan mayat perempuan terkubur di rumah sendiri, dimasukkan dalam karung

AKBP Imam mengatakan, saat mengetahui laporan dari masyarakat pada Jumat (12/1) pukul 14.15 WIB, tim Inafis Sat Reskrim menuju ke lokasi, didapatkan korban terbungkus dengan dua lapis plastik hitam, dan bagian luarnya dilapisi karung.

Jasad itu ditemukan di lobang kedalaman 50 centimeter, terkubur di kamar belakang dalam rumah. Lalu, dilakukan olah TKP serta membawa jasad ke RS TCD guna divisum. 

"Hasil visum luar, seluruh wajah korban luka dan membengkak, bagian kepala juga bengkak diduga karena benturan benda tumpul, dan seluruh badan membiru dan bengkak," ujarnya.

Selain itu, lanjut Imam, di TKP juga ditemukan beberapa barang bukti seperti sebilah parang, satu besi ulir, karung beras, cangkul, bungkusan plastik, dan potongan tali rapia yang digunakan untuk mengikat kepala dan kaki korban.

Imam juga menjelaskan, sehari sebelumnya, anak korban HN (11) sempat menanyakan keberadaan ibu nya. Terduga pelaku mengatakan korban sudah pulang ke Kota Binjai Kabupaten Aceh Timur (tempat asal korban).

Kemudian, saat HN hendak ke kamar mandi juga dilarang, dan ketika itu HN menanyakan untuk apa menggali lobang dalam kamar, lalu ia sempat mencurigai yang ditanam tersebut adalah ibu nya, pelaku tidak mengakuinya.

Lalu, karena anaknya telah mencurigainya, ia melaporkan kepada perangkat desa, dan langsung mengecek ke rumah tersebut. Ternyata benar dan ditemukannya korban telah dikubur. 

“Dugaan motif kejadian ini terjadi karena faktor ekonomi dalam keluarga, dan kami sedang mencari di mana keberadaan suami korban yang diduga kuat adalah pelaku,” demikian AKBP Imam Asfali.

Baca juga: Polisi tak temukan tanda kekerasan dalam kasus pembunuhan IRT di Aceh

Pewarta: Mira Ulfa

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024