Keterlibatan sektor swasta untuk secara rutin menggelar kegiatan donor darah, berperan penting untuk menjaga stok darah di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, bisa tetap terjaga dalam membantu keterbatasan pemerintah daerah.

"Berkat kerja sama semua pihak dalam membantu mencukupi stok darah. Saat ini stoknya aman untuk sementara di Aceh Timur," kata Direktur RSUD Zubir Mahmud Edy Gunawan di Aceh Timur, Jumat (1/3).

Ia mengakui sebelumnya stok darah di Aceh Timur kurang mencukupi. Namun, berkat keterlibatan sektor swasta yang menggelar kegiatan donor darah,  salah satunya dari Serikat Pekerja (SP) Medco E&P Malaka, telah turut berperan dalam memenuhi kebutuhan darah di Aceh Timur. 

Baca juga: Le Minerale diterpa isu mengandung senyawa berbahaya, hoaks atau fakta?

Menurut dia, kegiatan yang digelar di Central Processing Plant Blok A di Desa Blang Nisam pada Rabu (28/2), sangat efektif untuk mengumpulkan pendonor karena acara bersifat kolektif dengan melibatkan pekerja perusahaan. 

"Pada kegiatan tersebut, pendonor yang berasal dari pekerja berhasil mengumpulkan 93 kantong darah," kata Edy Gunawan.

Keterlibatan sektor swasta menjadi penting karena adanya tantangan besar bagi pelayanan medis secara nasional terkait stok darah saat kondisi darurat. Apalagi Aceh Timur sebagai daerah lintas dan penghubung antarkabupaten dan provinsi berpotensi rawan kecelakaan, apalagi menjelang Ramadan dan Idul Fitri. 

"Saya mengapresiasi kegiatan SP Medco E&P Malaka atas kepedulian menjaga stok darah di Aceh Timur karena secara rutin mendonorkan darahnya sehingga pasien seperti Ibu hamil, melahirkan, korban kecelakaan, dan pasien gagal ginjal yang dirawat di RSUD maupun RS Sultan Abdul Azizsyah Peurelak dapat cepat tertangani," katanya.
Ilustrasi kegiatan donor darah (ANTARA/Pexels/FRANK MERIÑO)


Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Donor Darah pada Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Timur, Sahminan, mengatakan peran serta sektor swasta seperti yang dilakukan Medco E&P sangat membantu lembaga tersebut yang hingga kini masih terkendala berbagai hal.

"Kami tidak mempunyai sarana dan prasarana, SDM, dan anggaran untuk bisa melakukan pengumpulan darah. Jadi pengambilan darah hanya bisa dilakukan pihak RSUD Zubir. Setelah darah terkumpul akan didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan dalam Wilayah Aceh Timur," kata Sahminan.

Sementara itu, Operation Manajer Medco E&P Malaka Adrian Agung menyampaikan, kegiatan donor darah merupakan salah satu program kepedulian pekerja yang dilakukan secara rutin di Blok A. 

“Kegiatan ini selain menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama, namun juga bagian dari kampanye agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat bagi pekerja,” kata Adrian Agung.


Baca juga: Bahu-membahu Tangani Stunting dari Tingkat Tapak di Aceh Timur

Pewarta: Hayaturrahmah

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024