Tim medis penugasan Mabes Polri bersama Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Aceh Tengah serta Kesehatan Lapangan BKO Brimob Polda Aceh menghadirkan layanan kesehatan dengan mendatangi rumah warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq di Aceh Tengah, Rabu, mengatakan layanan kesehatan tersebut dilaksanakan di Kampung Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.

"Layanan kesehatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah," kata Muhammad Taufiq.

Kapolres menyebutkan tim medis menyambangi rumah warga yang mengalami sakit menahun. Dua warga penderita stroke mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung di kediaman masing-masing. 

"Tim medis memeriksa dan memberikan pengobatan warga yang sakit si rumahnya. Tim medis juga berkonsultasi dengan pihak keluarga pasien. Kami juga memberikan dukungan moril dan semangat agar warga yang sakit tetap kuat dan segera diberikan kesembuhan," katanya.

Selain mendatangi warga yang sakit, tim medis Polri juga membuka posko pelayanan kesehatan di desa tersebut. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan tersebut.

Layanan kesehatan yang diberikan di antaranya pemeriksaan kesehatan, konsultasi masyarakat dengan dokter kepolisian, serta menerima obat-obatan dan vitamin sesuai kebutuhan secara gratis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim medis mencatat penyakit diderita warga, di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, arthrosis atau pengapuran sendi.

Berikut, dispepsia atau nyeri, cephalgia atau sakit kepala, stroke nonhemoragik, dermatofitosis febris atau infeksi jamur, infeksi saluran kemih (ISK), hipotensi, otitis eksterna, serta rhinitis alergi, dan lainnya.

"Kami memastikan layanan kesehatan menjangkau hingga kampung-kampung, bahkan mendatangi langsung rumah warga di Kecamatan Bintang sempat terisolir akibat bencana, termasuk Kampung Kala Segi," kata Kapolres.

Selain layanan kesehatan, tim Polri juga menyalurkan bantuan logistik dan tempat tidur kepada warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di daerah tersebut.

Bencana alam akhir November 2025 memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat setempat. Sebanyak 46 rumah hanyut diterjang banjir bandang, 20 rumah mengalami rusak berat, 19 rumah rusak ringan. 

Ratusan warga di wilayah tersebut mengungsi ke posko pengungsian dan sebagian lainnya menumpang di rumah keluarga.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus

Editor : M Ifdhal


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026