Banda Aceh (ANTARA) - Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti meninjau langsung Pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Kabupaten Aceh Tamiang guna memastikan kegiatan berjalan lancar.

"Kegiatan ini bagian memastikan proses pendataan berjalan sesuai dengan metodologi dan standar yang telah ditetapkan," katanya di Aceh Tamiang, Senin.

Ia menjelaskan dengan pendekatan metodologi yang telah ditetapkan tersebut maka data statistik yang dihasilkan akan lebih akurat dan tidak ada keluarga yang terlewat didata.

Dalam kunjungan tersebut dirinya ikut berdialog dengan responden dan juga mahasiswa PKL Politeknik Statistika STIS yang bertugas sebagai petugas pencacah. 

Ia berpesan agar  mahasiswa PKL Politeknik Statistika STIS dapat terus meningkatkan profesionalisme, ketelitian, serta pendekatan yang humanis dalam menggali informasi dari masyarakat. 

Baca: BPS terjunkan mahasiswa Polstat STIS percepat data dampak bencana

Menurut dia hasil pendataan nantinya akan dijadikan basis data oleh Satgas Rehab Rekon Bencana Sumatra  agar bisa melakukan intervensi yang tepat. 

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menyebutkan sebanyak 270 mahasiswa Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS) akan diterjunkan untuk melaksanakan percepatan pendataan lapangan wilayah terdampak bencana di Aceh.

"Mahasiswa Polstat STIS akan terlibat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus terintegrasi dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Polstat STIS Tahun 2026," kata Plh Kepala BPS Provinsi Aceh, Abd. Hakim.

Ia menjelaskan penugasan lapangan tersebut tersebar di beberapa wilayah yaitu Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.

Ia mengatakan pendataan tersebut bertujuan menghasilkan data rinci dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pemulihan pascabencana.

Baca: Wagub minta bupati/wali kota percepat usulan SK rumah rusak



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026