Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh Kemenhub menyatakan puncak arus mudik menyambut lebaran Idul Fitri dari terminal tipe A Batoh Banda Aceh terjadi mulai sejak Rabu (18/3) mengingat sudah liburnya para pekerja, terutama pegawai pemerintah.
"Puncaknya Rabu (hari ini), karena pegawai sudah cuti bersama, dan hari ini kita prediksi bakal terjadi terjadi kenaikan penumpang," kata Kasi LLJSDP, Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan BPTD Kelas II Aceh, Andy Parulian, di Banda Aceh, Rabu.
Dirinya menyampaikan, kondisi pemudik dari terminal Batoh, Banda Aceh secara keseluruhan mulai terjadi kenaikan sejak tiga hari lalu, yakni pada H-6 atau Minggu (15/3), keberangkatan bus sebanyak 94 dengan penumpang sebanyak 1.334 orang.
Kemudian Senin (16/3) atau H-5 Idul Fitri, keberangkatan penumpang dari terminal Banda Aceh naik menjadi 1.487 orang dari hari sebelumnya.
Lalu, untuk H-4 yakni Selasa (7/3), penumpang kembali terjadi kenaikan hingga berada pada angka 1.504 orang. Artinya, dalam tiga hari ini, jumlah pemudik yang bergerak dari Banda Aceh mencapai 4.325 penumpang.
"Jumlah penumpang itu dilihat secara keseluruhan baik AKAP (antar kota antar provinsi) maupun AKDP (antar kota dalam provinsi), atau pemudik dalam provinsi maupun tujuan ke luar provinsi Aceh," ujarnya.
Andy menjelaskan, puncak mudik terjadi hari ini dapat dilihat berdasarkan penjualan tiket dan posisi keberangkatan bus itu rata-rata load factor (penuh) sampai 100 persen.
"Berarti posisi penjualan tiket mungkin sudah terjual, karena masyarakat jauh-jauh hari sudah membelinya," katanya.
Dalam kesempatan ini, dirinya menegaskan bahwa untuk sopir angkutan penumpang dari terminal Banda Aceh sudah aman, karena telah melewati tahapan tes urine (narkoba) dan kesehatan lainnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan ramp check (pemeriksaan kendaraan), sehingga mobil yang berangkat dipastikan layak jalan, atau memenuhi persyaratan keberangkatan.
"Kami sudah ramp check semua kendaraan layak jalan. Tapi ada beberapa yang tidak layak, dan itu kami coba perbaiki terlebih dahulu untuk. Kalau sudah terpenuhi syarat, baru bisa berangkat," tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Andy mengimbau kepada para pemudik untuk dapat membeli tiket langsung pada agen-agen resmi, dan masuk dalam ruang tunggu terminal. Dan, jangan mengambil tiket di luar terminal demi keselamatan penumpang sendiri.
"Lalu, kepada para pengusaha angkutan, kita imbau untuk mengkondisikan kendaraannya agar layak jalan atau dalam keadaan siap operasi, jangan memaksakan jika tak memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan," demikian Andy Parulian.
Baca juga: Arus mudik dari terminal Banda Aceh memasuki tahapan puncak
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026