Sebanyak 104 unit hunian tetap (Huntap) yang dibangun Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan di Desa Kuala Cangkoy Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, telah ditempati oleh penyintas banjir di daerah setempat.

“Alhamdulillah untuk saat ini rumah yang dibangun Kemenko Polkam untuk korban bencana banjir akhir November 2025, telah dihuni sebelum Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli, saat dihubungi dari Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan sebanyak 104 unit hunian tetap untuk korban banjir bantuan dari Kemenko Polkam telah selesai dibangun dan saat ini telah dihuni oleh para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di kabupaten itu.

Menurut dia saat ini ada 500 unit rumah hunian tetap yang sedang dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Utara.

“Kami juga terus memantau progres pembangunannya dan kami pastikan seluruh bantuan yang dibangun itu akan diisi oleh para penyintas banjir,” katanya.

Menurut dia pendataan yang dilakukan secara akurat dan tepat sasaran itu merupakan bagian agar seluruh sarana dan prasarana yang dibangun dihuni langsung oleh para penyintas.

“Kita tidak mau setelah dibangun nanti masyarakat ada yang menolak tidak mau direlokasi atau sebaliknya. Jadi semua telah kita sepakati dengan masyarakat sehingga tidak ada lagi persoalan di kemudian hari,” katanya.

Pemkab Aceh Utara terus berupaya dan memastikan hak korban penyintas banjir akan diterima sesuai dengan data yang dihimpun secara riil di lapangan.

 

 

Pewarta: M Ifdhal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026