Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue menyatakan satu rumah warga rusak ditimpa pohon mangga menyusul cuaca buruk melanda kabupaten kepulauan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Simeulue T Ridwan di Simeulue, Minggu, mengatakan rumah rusak ditimpa pohon tersebut berada di Desa Kuala Makmur, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.
"Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini, tim BPBD Simeulue telah turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan," kata T Ridwan.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh, kata dia, diprakirakan cuaca ekstrem berupa badai monsun melanda wilayah Samudra Hindia, Provinsi Aceh, periode 15 hingga 22 Mei 2026.
Baca: BPBD imbau masyarakat Simeulue waspadai cuaca buruk
Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat waspada terkait kondisi cuaca ekstrem yang sedang berlangsung saat ini. Masyarakat diminta menghindari lokasi rawan banjir, tanah longsor, serta rawan terjadi pohon tumbang.
Selain itu, T Ridwan mengimbau nelayan untuk sementara waktu tidak melaut. Kalau pun melaut sebaiknya melengkapi diri dengan peralatan keamanan seperti pelampung dan diusahakan dekat dengan daratan.
"Untuk beberapa waktu ini, masyarakat diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrem ini. Informasi cuaca buruk ini juga telah disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika," kata T Ridwan.
Baca: BPBD Simeulue siagakan personel hadapi potensi cuaca buruk
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026