Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendukung penuh program SMK Go Global ini guna melahirkan calon pekerja migran Indonesia terampil, disiplin, dan mendunia.

"Pemkab Aceh Besar bersama OPD terkait akan mendukung secara berkelanjutan Program SMK Go Global ini," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Besar, M Ali di Jantho, Selasa.

Ia menjelaskan, pelatihan pengelasan Welder 3G yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten di Aceh itu merupakan sebuah langkah yang sangat positif dan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Aceh Besar.

Baca juga: Dekranasda Aceh Barat perkenalkan anyaman eceng gondok di kalangan siswa SMK

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Aceh Besar diikuti sebanyak 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Menurut dia, tantangan dunia kerja saat ini semakin besar dan persaingan dalam mendapatkan pekerjaan semakin kompetitif.

"Dunia industri saat ini bukan hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki ijazah, melainkan juga memiliki keterampilan, kompetensi, sertifikasi, disiplin, etos kerja, kemampuan berbahasa asing, serta kemampuan untuk memenuhi standar kebutuhan industri," katanya.

Karena itu, pelatihan peningkatan kompetensi yang dilakukan tersebut sangat penting guna melahirkan generasi muda siap kerja.

Ia berharap UPTD Balai Latihan Kerja Aceh Besar dapat menjadi tempat yang mampu melahirkan tenaga SDM yang terampil, kompeten, dan siap menghadapi kebutuhan dunia industri. 

Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Besar, Rahmawati menjelaskan, pelatihan yang diikuti 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh itu merupakan kerja sama Disnakertrans Aceh Besar dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Aceh Siti Rolijah berharap peserta untuk mempersiapkan diri dan mengasah kemampuan serta skill yang ada, sehingga dapat bekerja di industri yang terbuka lebar di luar negeri.

"Kemampuan berbahasa asing, disiplin yang tinggi, serta keterampilan yang mumpuni akan sangat mendukung keberhasilan peserta yang  ingin bekerja ke luar negeri," katanya.

Baca juga: Siswa SMK di Banda Aceh dapat pembekalan mental wirausaha

Pewarta: M Ifdhal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026