Rehab rumah untuk kaum dhuafa itu didana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2020.
"Dana rehab 20 unit rumah dhuafa di dua desa dalam kecamatan kita sebanyak Rp17 juta. Namun khusus rumah Nuriah alias Markonah dilakukan pembangunan dengan dana Rp17 juta," kata Camat Peureulak Timur, Mukhtaruddin disela-sela Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Mahkonah di Peureulak Timur, Rabu.
Ia mengatakan meskipun dengan dana Rp17 juta pihaknya berkomitmen pembangunan rumah Markonah berdiri kokoh dan layak ditempati.
"Rehab rumah dhuafa ini dalam kecamatan kita berada dalam dua desa yakni 10 unit rumah di Desa Seuneubok Dalam dan 10 unit rumah di Desa Alue Bu Alue Nireh," sebut Mukhtaruddin.
Sementara Asisten Keistimewaan Aceh Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Timur, Muhammad mengapresiasi sikap muspika yang berinisiatif membangunan rumah milik Markonah dengan dana rehab Rp17 juta.
"Kebijakan camat bersama pihak muspika dan aparat desa sangat kita dukung dan layak dicontohi desa-desa lain di Aceh Timur," katanya.
Disisi lain, ia juga mengharapkan dana rehab untuk 19 unit rumah lain dalam dua desa itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga rumah yang ditempati kaum dhuafa selama ini benar-benar layak dihuni.
"Kita berharap kedepan program yang pro rakyat seperti ini dapat terus berlanjut dan didukung politisi di Senayan, baik DPR-RI maupun DPD-RI," demikian Muhammad.
Pewarta: HayaturahmahUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.