Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Aceh menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik untuk perempuan dan anak yang terdampak COVID-19 di Kota Sabang.

Sekretaris Daerah Kota Sabang Zakaria bantuan yang diberikan itu diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Sabang khususnya para perempuan dan anak yang terdampak COVID-19.

"Meskipun jumlah korban yang terkena COVID-19 di Kota Sabang sebanyak 88 orang, namun secara keseluruhan perekonomian masyarakat di Sabang sangat berdampak akibat COVID-19 yang sebagian besar bekerja pada sektor pariwisata," katanya di sela-sela penyerahan bantuan di Kantor Walikota Sabang, Rabu.

Bantuan spesifik dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI tersebut diberikan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh dengan total sekitar 1.220 paket, dan Kota Sabang menerima sekitar 100 paket bantuan.
Foto bersama saat penyerahan bantuan spesifik kepada anak di Sabang, Rabu (16/15/2020). (ANTARA/HO)

Dia menjelaskan, sejak Maret lalu, Pemko Sabang melakukan pembatasan bagi orang yang akan masuk dan keluar Kota Sabang. Akibatnya seluruh sektor pariwisata berhenti  dan berdampak bagi pendapatan masyarakat.

"Alhamdulilah dengan adanya bantuan ini, dapat mengurangi beban masyarakat dan diharapkan bisa memberikan semangat yang luar biasa untuk bangkit terkhusus bagi kaum perempuan dan anak di Kota Sabang," katanya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Aceh Dyah Erti Idawati mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan TP-PKK Aceh dalam memberikan bantuan spesifik untuk perempuan dan anak di seluruh Aceh.

"Jadi ini sudah diselenggarakan dalam kaitannya dengan hari anak dan juga hari ibu. Kabupaten/kota lain sudah disalurkan dan Kota Sabang mendapat gilirannya yang terakhir, diberikan bantuan 100 paket untuk perempuan, disabilitas, lansia dan juga anak-anak," katanya.

Ia berharap, meskipun tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan warga yang terkena COVID-19, tetapi bantuan itu dapat menjadi penyemangat terutama bagi perempuan dan anak-anak, bahwa ada perhatian dari pemerintah.

Pewarta: Khalis Surry
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026