Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia H Marwan Ja'far mengharapkan pembangunan transmigrasi di Kabupaten Aceh Besar dapat menjadi pilot projek percontohan di Tanah Air.
"Artinya, dengan keberhasilan yang dicapai di Aceh Besar akan menjadi contoh untuk diterapkan di kabupaten/kota di provinsi lainnya seluruh Indonesia," katanya di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan lokasi transmigrasi di Gampong/desa Data Cut, Kecamatan Kota Jantho, Senin.
Marwan menyebutkan jumlah rumah yang akan dibangun di lokasi Transmigrasi Gampong Data Cut, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar sebanyak 50 unit yang diperuntukkan bagi transmigrasi lokal.
Ia mengatakan akan terus memberikan dukungan dan membantu program pembangunan desa dan transmigrasi di Aceh Besar, sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat gampong dapat terwujud di masa mendatang.
"Kami akan terus berupaya mendukung program peningkatan pembangunan di pedesaan sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terwujud," katanya.
Ia juga berharap agar semua komponen masyarakat di Kabupaten Aceh Besar khususnya dan Aceh umumnya dapat saling bahu-membahu dalam mendukung berbagai pembangunan dengan pendekatan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah berharap dukungan penuh dari Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi sehingga berbagai program pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah dareah dapat berjalan secara baik.
"Kami berharap program transmigrasi yang dilakukan di Kota Jantho pada tahun 2015 dapat dikembangkan di daerah lainnya di Aceh Besar," katanya.
Mukhlis mengatakan ada beberapa lokasi transmigrasi yang masih bisa dilakukan di Aceh Besar yakni di Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wabup Aceh Besar H Syamsulrizal, Ketua DPRK Sulaiman, Sekdakab Aceh Besar H Jailani Ahmad, Forkopimda Aceh Besar, kepala SKPK dan camat serta Keuchik/kepala desa.
"Artinya, dengan keberhasilan yang dicapai di Aceh Besar akan menjadi contoh untuk diterapkan di kabupaten/kota di provinsi lainnya seluruh Indonesia," katanya di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan lokasi transmigrasi di Gampong/desa Data Cut, Kecamatan Kota Jantho, Senin.
Marwan menyebutkan jumlah rumah yang akan dibangun di lokasi Transmigrasi Gampong Data Cut, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar sebanyak 50 unit yang diperuntukkan bagi transmigrasi lokal.
Ia mengatakan akan terus memberikan dukungan dan membantu program pembangunan desa dan transmigrasi di Aceh Besar, sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat gampong dapat terwujud di masa mendatang.
"Kami akan terus berupaya mendukung program peningkatan pembangunan di pedesaan sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terwujud," katanya.
Ia juga berharap agar semua komponen masyarakat di Kabupaten Aceh Besar khususnya dan Aceh umumnya dapat saling bahu-membahu dalam mendukung berbagai pembangunan dengan pendekatan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah berharap dukungan penuh dari Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi sehingga berbagai program pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah dareah dapat berjalan secara baik.
"Kami berharap program transmigrasi yang dilakukan di Kota Jantho pada tahun 2015 dapat dikembangkan di daerah lainnya di Aceh Besar," katanya.
Mukhlis mengatakan ada beberapa lokasi transmigrasi yang masih bisa dilakukan di Aceh Besar yakni di Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wabup Aceh Besar H Syamsulrizal, Ketua DPRK Sulaiman, Sekdakab Aceh Besar H Jailani Ahmad, Forkopimda Aceh Besar, kepala SKPK dan camat serta Keuchik/kepala desa.
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.