Meulaboh (ANTARA Aceh) - Aparat Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascakebarakan menghanguskan 12 ruangan beserta arsip pada Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kepala BKPP Aceh Barat Bambang Surya Bhakti di Meulaboh, Jumat mengatakan  kebakaran yang menghanguskan semua ruangan kerja serta arsip pegawai pemerintah tersebut diduga akibat arus pendek listrik, tidak ada upaya sabotase.

"Tidak ada (sabotase), tapi kalau malamnya saya tidak tahu, kalau siang itu kita aman-aman saja tidak ada masalah. Dugaan kami sementara ini masih arus pendek listrik dari ruang perencanaan disitu awal api muncul,"katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan disela-sela mendampinggi sejumlah tim penyidik dari Polres Aceh Barat melakukan olah TKP pasca terbakarnya kantor pemerintah beralamat di Jalan Sisinga Mangaraja, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Kamis (14/1) pada pukul 15.20 WIB.

Lokasi Kantor BKPP berdampingan dengan sejumlah bangunan sekolah, terutama Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 di belakangnya, sebelah barat berdekatan dengan SMKN 1, di depan bersebelahan dengan SMA N 2, beruntung api tidak sampai merambat ke bangunan sekolah.

Dalam peristiwa tersebut Bambang menyampaikan, untuk proses administrasi kepegawaian pihaknya akan melakukan pendataan ulang, karenanya pegawai dimintakan tidak resah dengan dampak peristiwa tersebut.

"Hal pertama sekali kami akan melakukan pendataan ulang kepada yang bersangkutan dulu, kemudian baru kita coba kumpulkan kembali dari data BKPP Aceh dan BKN. Untuk aktivitas kerja kami membuat posko dulu disini, seterusnya menunggu petunjuk atasan," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam peristiwa tersebut semua pihak telah bekerja maksimal, tidak terlambat mengatasi, hanya saja saat kebakaran terjadi saat kondisi cuaca cukup panas disertai angin, ditambah lagi bangunan kantor yang sudah berusia tua.

Selain itu sejumlah pegawai yang berupaya menyelamatkan berkas tidak ada satu orangpun yang berhasil menerobos pintu masuk, karena saat kebakaran ini terjadi asap tebal menganggu pernafasan dan jarak pandang, padahal api belum meluas.

Ketebalan asap tersebut karena terbakarnya arsip kertas yang sangat banyak masih berada disemua ruangan kantor, kondisi tersebut yang membuat api begitu cepat menjalar dan menghangguskan semua ruangan kantor, kecuali aula BKPP yang dibangun terasing dengan jejeran kantor bidang kerja.

"Kondisinya kemarin cukup panas, angin, bangunannyapun sudah sudah tua tahun 1983 dibangun. Mungkin efek itu, udah itu banyak berkasnya itupun kertas. Kendala kami saat mau amankan aset adalah asap, api tidak langsung naik keatas tapi asap keluar padat,"katanya menambahkan.



Pewarta: Pewarta : Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026