Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh menyatakan Malaysia masih menjadi sasaran promosi destinasi wisata provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

"Kita masih tetap fokus untuk mempromosikan wisata Aceh ke Malaysia, karena tamu asing yang datang ke dearah ini didominasi dari negeri jiran," kata Kadisbudpar Aceh Reza Fahlevi di Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan peningkatan promosi yang dilakukan di negeri jiran tersebut dilakukan bekerja sama dengan semua pihak termasuk dengan agen perjalanan di kawasan itu.

Menurut dia, peningkatan promosi dalam dan luar negeri tersebut akan menjadi salah satu upaya menghadirkan tamu dalam dan luar negeri untuk datang dan berkunjung guna menikmati berbagai destinasi wisata di Tanah Rencong.

"Promosi wisata Aceh di Malaysia juga kita perkenalkan melalui pameran yang digelar di negara tersebut," katanya.

Pihaknya meyakini jumlah wisatawan asing khususnya Malaysia akan terus meningkat, berkunjung ke provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu, sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi akan terwujud di masa mendatang.

Selain Malaysia, pihaknya juga melakukan promosi ke sejumlah negara di antaranya Singapura, Tiongkok, Australia dan negara-negara di Eropa.

"Kita juga dibantu oleh pihak kementerian dalam mempromosikan pariwisata Aceh di luar negeri," katanya.

Pihaknya juga terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan sehingga berbagai sarana dan prasarana pendukung sektor wisata dapat terpenuhi dengan baik.

"Artinya, ketersediaan infrastruktur yang memadai menuju dan di daerah destinasi juga merupakan faktor penting untuk kemajuan sektor wisata," demikian Reza Pahlevi.



Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026