Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Provinsi Aceh menyatakan peserta aktif keluarga berencana di provinsi itu terus meningkat.
"Peserta KB aktif di Provinsi Aceh terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Kami terus berupaya meningkatkan peserta KB aktif setiap tahunnya," kata Pelaksana Tugas Kepala BKKBN Provinsi Aceh Muhammad Razali di Banda Aceh, Jumat.
Muhammad Razali menyebutkan peningkatan tersebut bisa dilihat dari data peserta KB aktif di Aceh hingga Mei 2016 sudah mencapai 611.662 pasangan. Sedangkan data Mei 2015 peserta KB aktif baru mencapai 561.992 pasangan.
Meningkatnya peserta KB aktif tersebut, kata dia, menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap program keluarga berencana semakin baik. Namun begitu, masih ada masyarakat yang perlu ditingkatkan pemahamannya terhadap program keluarga berencana.
"Peserta KB aktif ini adalah pasangan subur yang menggunakan kontrasepsi modern. Dan kami terus berupaya merangkul sebanyak mungkin pasangan subur di untuk menjadi peserta KB aktif di Aceh," kata dia.
Muhammad Razali mengharapkan program keluarga berencana ini bisa berdampak langsung kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebab, dengan menjalankan program keluarga berencana, pasangan bisa menekan angka kelahiran mereka.
Menurut dia, semakin banyak kelahiran, maka semakin tinggi pula kebutuhan ekonomi keluarga. Dan ini tentu membebankan kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhannya.
"Program keluarga berencana menganjurkan dua anak lebih baik. Namun, sekarang ini masih ada anggapan bahwa banyak anak banyak rezeki. Padahal kenyataannya, semakin banyak anak semakin banyak kebutuhan ekonomi keluarga," kata Muhammad Razali.
Pewarta: M Haris SAUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.