Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh sudah membentuk 20 gampong atau desa Keluarga Berencana (KB) di provinsi tersebut.

"Di Aceh sudah terbentuk 20 gampong keluarga berencana atau KB yang tersebar di 20 kabupaten/kota," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKKBN Provinsi Aceh Muhammad Razali di Banda Aceh, Rabu.

Menurut dia, pembentukan Gampong KB di tiga kabupaten/kota lagi segera menyusul. Paling telat Agustus mendatang, tiga Gampong KB di tiga kabupaten/kota akan terbentuk.

Muhammad Razali menyebutkan, dari 20 kabupaten/kota di Aceh, Gampong KB yang belum terbentuk tersebut yakni di Kabupaten Pidie, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil.

"Pemilihan Gampong KB ini berdasarkan data awal di mana di tempat itu capaian program keluarga berencananya sangat rendah. Dengan dipilihnya Gampong KB, desa tersebut diharapkan semua program KB bisa terlaksana dengan baik," kata Muhammad Razali.

Gampong KB, lanjut Muhammad Razali, merupakan gampong atau desa binaan BKKBN. Di gampong itu nantinya semua program keluarga berencana saling terintegrasi. Baik itu program peserta KB aktif maupun pembinaan balita dan lain sebagainya.

Muhammad Razali mengatakan, program Gampong KB ini mulanya dicanangkan Presiden Joko Widodo di Cirebon, Jawa Barat, pada 14 Januari 2016. Di Aceh dicanangkan di Gampong Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

"Gampong KB dibentuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengikuti program keluarga berencana. Target ke depan, setiap kecamatan terbentuk Gampong KB," kata Muhammad Razali.



Pewarta: M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026