Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Kandidat calon Gubernur Aceh periode 2017-2022, Muzakir Manaf atau yang akrab di sapa Mualem, yang berpasangan dengan TA Khalid, diprediksi banyak kalangan akan memenangkan kontestasi pemilihan orang nomor satu di Aceh pada Pilkada 2017, yang akan dilangsungkan pada 15 Februari mendatang.

Pasangan Mualem dan TA Khalid dengan nomor urut 5 itu, secara kalkulasi politik unggul jika dibandingkan dengan lima pasangan lainnya. Hasil penelusuran kekuatan Mualem dari sisi infrastruktur politik, secara internal fakta bahwa Ketua umum Partai Aceh (PA) tersebut, memiliki kekuatan basis dukungan politis dari 29 anggota DPR Aceh dari partainya sendiri, selain itu PA juga memiliki 11 bupati dan walikota dari 23 kabupaten dan kota di Aceh hasil Pilkada 2012.

Perolehan 29 kursi Partai Aceh pada Pileg 2014 pada saat itu, dikarenakan partai yang didirikan oleh para mantan kombatan ini berhasil meraih dukungan 847.956 suara dari 2.395.159 suara sah kala itu.

Sementara, sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PA, diantaranya, Bupati Aceh Besar, Walikota Sabang, Bupati Pidie, Bupati Pidie Jaya, Bupati Bireuen, Walikota Lhokseumawe, Bupati Aceh Utara, Bupati Aceh Timur, Walikota Langsa, Bupati Aceh Jaya, dan  Bupati Aceh Barat Daya.

Ketua Fraksi PA Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kautsar, SHi, menerangkan bahwa, selain didukung kekuatan infrastruktur politik di level eksekutif dan legislatif, partai kami juga memiliki struktur dari level provinsi hingga ke desa, serta para pimpinan dan kader partai yang militan dan berpengalaman pada berbagai pentas demokrasi, tuturnya.

Itu baru kekuatan internal partai saja, tambah Kautsar, belum lagi kekuatan eksternal politik yang mendukung penuh Mualem saat ini, seperti dari partai nasional, ulama, tokoh masyarakat dan berbagai elemen sipil lainnya, jelasnya.

Dukungan Partai Hanura dan PKPI

Jelang waktu pencoblosan 15 Februari 2017, sejumlah partai yang semula mendukung pasangan calon lain, kini beralih mendukung penuh kemenangan pasangan nomor urut 5, Muzakir Manaf-TA Khalid, diantaranya Partai Hanura dan PKPI Aceh.

Ketua DPD Partai Hanura, Syafruddin Budiman menjelaskan, secara politik, peralihan dukungan partainya ke Mualem atas instruksi dan keputusan DPP Partai, namun tentunya keputusan itu didasarkan pada laporan pihaknya setelah memperhatikan kondisi politik teraktual jelang Pilkada yang hanya menyisakan bilangan hari.

Jadi begini, sambung bang Saf, panggilan akrab Safruddin Budiman, DPD Partai Hanura melakukan survei dan mendengarkan aspirasi Pimpinan partai kabupaten dan kecamatan, nah dari seluruh informasi yang diperoleh ternyata hampir seluruh masyarakat Aceh saat ini mendukung penuh kemenangan Mualem.

Nah, dari berbagai informasi yang kami kumpulkan ini untuk selanjutnya disampaikan ke DPP Hanura, dan kemudian diputuskan pimpinan untuk memenangkan Mualem dan TA Khalid pada Pilkada 2017.

Memang, sambungnya, secara administrasi kepartaian pihaknya mendukung calon lain, namun, keputusan politik partai saat ini diperintahkan untuk bekerja secara maksimal untuk pemenangan Mualem. "Jadi kita bekerja atas instruksi dan keputusan politik terkini," ujarnya.

Namun yang paling penting dan utama, sambung Safruddin, keputusan pihaknya untuk memenangkan Mualem lebih didasarkan pada keinginan agar keberlangsungan perdamaian Aceh tetap abadi, dan cita cita kesejahteraan rakyat dapat di wujudkan.

"Hanura percaya, hanya kepemimpinan Mualem saat ini yang dapat menjamin hal itu terwujud," tukasnya.

Sementara itu, Ketua PKPI Aceh, Indra Azmi menegaskan, pihaknya sejalan awal memang mendukung pemenangan Mualem, namun keputusan DPP yang berbeda dengan kehendak daerah.

Kemudian, berubahnya konstelasi kepemimpinan PKPI di leve pusat, mendorong perubahan arah dukungan partai ke Mualem. "PKPI pimpinan Pak AM Hendro Priyono saat ini mendukung pasangan Mualem dan TA Khalid," tegasnya.

Karena sejak awal PKPI Aceh mendukung Mualem, tentu keputusan DPP ini sejalan dengan daerah. "Sejak awal PKPI Aceh mendukung Mualem didasarkan pada permintaan arus bawah," jelasnya. 

Selain PKPI dan Partai Hanura, jauh sebelumnya Ketua DPW PAN Aceh Anwar Ahmad dan PPP Djan Fariz mendukung penuh agar Muzakir Manaf-TA Khalid memenangi kontestasi lima tahun tersebut.  Meski DPP PAN mendukung  Paslon Tarmizi Karim-Maksalmina. Juga PPP pimpinan Tomy 

Diluar itu, hal yang mengejutkan lagi Partai Nasdem yang mengusung Tarmizi Karim -Maksalmina Ali, tapi belakangan Surya Paloh selaku Ketua Partai Nasdem memberi signal positif untuk Mualem, panggilan akrab Muzakir Manaf saat kedua tokoh bertemu di ktr DPP Partai Nasdem.

Dengan sokongan tiga partai atau tiga pimpinan parpol tersebut kepada paslon nomor urut 5 berarti secara kalkulasi dukungan politik luar biasa besar. Sebab mualem- TA Khalid juga didukung mitra koalisi yakni PKS yang memiliki 5 kursi DPRA dan Gerindra 3 kursi, PBB 1 kursi serta partai Republik, partai kecil yang tidak memiliki kursi di DPRA juga menyatakan dengan tegas dukungan mereka kepada Mualem-TA Khalid.

Dengan dukungan mayoritas partai politik selain kekuatan internal Partai Aceh, banyak kalangan menilai kemenangan Mualem-TA tidak terbendung lagi.




Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026