Banda Aceh (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh menggandeng Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee guna memperkuat program ketahanan pangan warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Banda Aceh Hari Kurniawan di Aceh Besar, Selasa, mengatakan penguatan program ketahanan pangan guna meningkatkan kemandirian warga binaan dalam mempersiapkan diri setelah bebas nanti.

"Rutan Banda Aceh dan BPBAP Ujung Batee membangun kerja sama berkesinambungan guna memperkuat program ketahanan pangan, terutama di bidang budi daya perikanan, bagi warga binaan sebagai modal mereka setelah kembali ke masyarakat," katanya.

Budi daya perikanan merupakan sektor yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi warga binaan setelah bebas nanti.

Hari Kurniawan mengatakan sinergi dengan BPBAP Ujung Batee ditindaklanjuti melalui program kerja sama yang konkret, di antaranya memberikan pembekalan bagi warga binaan.

"Pembekalan di antaranya pelatihan budi daya ikan, warga binaan juga diberikan pendampingan teknis, transfer pengetahuan terkait teknologi perikanan budi daya, hingga peluang pengembangan sarana budi daya perikanan di lingkungan Rutan Banda Aceh," katanya.

Pembekalan, kata dia, menjadi langkah awal dalam peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan serta dapat menjadi bekal yang bernilai ekonomi bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Hari  Kurniawan mengharapkan sinergi antara Rutan Banda Aceh dan BPBAP Ujung Batee dapat berkesinambungan guna menciptakan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas warga binaan serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial mereka di masa mendatang.

"Program pembinaan warga binaan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga harus mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang produktif dan berkelanjutan," kata Hari Kurniawan.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026