Pertandingan yang tidak seimbang ini, membuat para pemain Persiraja menguasai sepenuhnya permainan di babak pertama maupun kedua.
Walaupun bukan lawan sepadan, tim besutan Akhyar Ilyas tetap dengan performa kerjasama antar lini dalam menyerang dan menjaga wilayah pertahanan.
Setiap serangan yang dibangun Fahrizal Dillah lewat kerjasama yang apik, selalu menggoyahkan pertahanan tim PORA Aceh Besar dan mengancam gawang Munir di babak pertama.
Baru dua menit pertandingan berlangsung, gawang Aceh Besar kebobolan, hasil tembakan Fiwi Dwipan.
Baca juga: Anak-anak Persiraja alami kemajuan
Tertinggal 0 - 1, membuat para pemain Aceh Besar yang rata-rata masih berusia 21 - 23 tahun ini, tidak patah semangat terus berusaha mengimbangi permainan rapi tim berjuluk Laskar Rencong.
Serangan Muliadi dan kawan-kawan selalu saja tertahan di wilayah pertahanan Persiraja yang dikoodinir Luis Irsandi.
Para pemain tim Aceh Besar yang dipersiapkan menghadapi pekan olahraga Aceh (PORA) XIII November mampu mengimbangi tim liga I Persiraja di babak pertama, walau sudah kebobolan 0 - 1. Kedudukan 1 - 0 bagi Persiraja bertahan hingga usai babak pertama.
Di awal babak kedua hingga pertengahan, Persiraja yang mempersiapkan diri menghadapi liga I, makin sering mengancam gawang tim PORA Aceh Besar.
Baru saja empat menit pertandingan babak kedua, gawang Munir kembali bobol oleh tendangan Feri Sandria. Gol kedua ini terjadi menit ke-49.
Ketinggalan 0 - 2, para pemain tim PORA Aceh Besar tetap konstan berusaha mengimbangi Abdul Musyawir dan kawan-kawan. Namun lini depan PORA Aceh Besar M. Zaki Naufal dan Muliadi yang berusaha mencetak gol selalu saja gagal.
Baca juga: Persiraja butuh satu striker lagi
Sebaliknya, Persiraja konsisten bermain dengan pola menyerang lewat kerjasama yang padu kembali cetak gol ketiga, hasil tendangan Riskwana menit ke-74.
Anak - anak Aceh Besar tetap berusaha menyerang lewat bola terobosan. Meski nyaris mencetak gol, namun pertahanan kurang terkoordinir, sehingga melemah.
Longgarnya pertahanan PORA Aceh Besar dimanfaatkan lini depan Persiraja, kembali gol keempat terjadi hasil lesakan kaki Mudasir menit ke-81. Kedudukan 4 - 0 untuk Persiraja.
Serangan yang tak hentinya dilakukan Persiraja menjelang bubar babak kedua, berhasil mencetak gol ke-lima melalui Irsad Habib. Skor 5 - 0 bertahan hingga usai babak kedua.
Pelatih tim PORA Aceh Besar, Zahruddin mengatakan ujicoba dengan Persiraja merupakan kesempatan bagus, sehingga bisa memperbaiki kelemahan tim yakni kerjasama, penyerangan, menjaga wilayah pertahanan dan penyelesaian akhir.
"Persiraja adalah lawan ujiboca yang berat dan sangat bermanfaat sebagai persiapan ke PORA," katanya.
Pewarta: SudirmanEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.