Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meluncurkan Program Masyarakat Sejahtera Gampong (Desa) Mandiri (Masgaman) guna mendampingi kegiatan ekonomi masyarakat kecil dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha yang dijalankan.

Program ini diresmikan oleh Bupati Aceh Barat  H Ramli MS dalam acara yang  berlangsung di Aula Setdakab Meulaboh, Kamis.

"Program Masgaman ini diluncurkan untuk mendampingi masyarakat yang memiliki usaha, sehingga nantinya mereka berhasil mengembangkan usahanya tanpa terjerat utang atau pinjaman," kata Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Barat, Mirsal SSos MSi di Meulaboh.

Program tersebut diluncurkan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi masyarakat di desa, yang selama ini sudah mendapatkan bantuan keuangan yang bersumber dari dana desa yang disalurkan oleh masing-masing Badan Usaha Milik Gampong/Desa (BUMDes), dengan anggaran berkisar antara Rp1 juta hingga Rp15 juta per kepala keluarga (KK).

Dengan adanya program pendampingan tersebut, nantinya masyarakat yang memiliki usaha kecil seperti warung, kios, serta aneka usaha kecil lainnya akan mendapatkan pendampingan dari dinas terkait sehingga usaha yang sedang dijalankan tersebut semakin berkembang.

"Kalaupun misalnya masyarakat sudah mengambil pinjaman modal usaha di setiap badan usaha milik gampong/desa, maka masyarakat juga kita dampingi agar pengembalian pinjaman tersebut juga tidak terkendala," kata Mirsal menambahkan selaku inisiator program.

Dalam program ini, pemerintah daerah juga akan melibatkan tim teknis agar berbagai usaha yang dijalankan mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, sehingga usaha yang dijalankan warga benar-benar berhasil.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat H Ramli MS dalam mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh Program Masgaman, untuk meningkatkan kualitas ekonomi dan usaha masyarakat.

"Program ini sangat baik karena benar-benar dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan berbagai sisi pembangunan di daerah," kata Ramli MS.

Ia berharap nantinya dalam program tersebut dapat melibatkan berbagai pihak, sehingga pendampingan masyarakat dalam menjalankan usaha tidak mengalami kendala dan hambatan apapun.

"Program tersebut juga diharapkan masyarakat dapat menjalankan usahanya lebih terarah dan produktif serta memiliki pendamping sebagai tenaga konsultasi ekonomi," harap Ramli MS.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2019