Petugas gabungan menjaring puluhan pelanggar protokol kesehatan dalam operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah kafe di Lhokseumawe, Minggu dini hari.
 
Puluhan pengunjung dan karyawan kafe terjaring operasi yustisi tersebut langsung dilakukan tes usap antigen untuk mengetahui apakah mereka positif COVID-19 atau tidak.
 
Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengatakan operasi yustisi PPKM akan dilakukan setiap hari sampai waktu yang belum ditentukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran COVID-19.
 
"Dalam operasi yustisi PPKM, kita memfokuskan untuk menyasar kafe-kafe, karena di tempat inilah yang paling rawan berpotensi terjadinya kerumunan orang," kata Suaidi Yahya.
 
Suaidi Yahya menyebutkan bahwa pihaknya akan gencar melakukan penertiban bagi pelanggar protokol kesehatan, mengingat saat ini tren perkembangan kasus COVID-19 di Kota Lhokseumawe kian meningkat.
 
Suaidi Yahya menambahkan bahwa jika nanti hasilnya ada yang positif, maka akan dikarantina. Operasi ini merupakan upaya untuk memastikan tidak ada penyebaran COVID-19 di Kota Lhokseumawe dan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut.
 
"Kami terus mengajak semua pihak, terutama warga Kota Lhokseumawe untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan biasakan yang tidak biasa," ucap Wali Kota Lhokseumawe.
 

Pewarta: Dedy Syahputra

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021