Saul "Canelo" Alvarez menghentikan Billy Joe Saunders dalam delapan ronde Sabtu (Minggu WIB) untuk mempertahankan gelar WBC dan WBA serta merebut mahkota WBO dari petinju Inggris itu dalam pertarungan tinju penyatuan kelas menengah super.

Alvarez, petinju Meksiko, menang melalui technical knockout setelah Saunders tidak melanjutkan pertarungan pada akhir ronde kedelapan di depan lebih dari 73.000 fans di AT&T Stadium, Texas, penonton AS dengan jumlah terbesar yang pernah menonton acara tinju dalam ruangan.

Kubu Saunders menyerah setelah petinju mereka yang sebelumnya tak terkalahkan itu tidak bisa melihat dari mata kanannya yang bengkak parah akibat pukulan kuat Alvarez.

Alvarez sudah bisa merasakan kemenangannya di ronde kedelapan saat dia memburu petinju kidal itu ring dan petinju berusia 30 tahun itu melambaikan tangannya ke udara seolah-olah untuk memberi tahu penonton pro-Meksiko bahwa akhir pertarungan sudah dekat.



Seperti dikutip AFP, pertarungan di markas klub NFL's Dallas Cowboys itu juga merupakan terbesar dalam jumlah yang menonton langsung acara olahraga AS sejak pandemi virus corona.

Rekor Alvarez meningkat menjadi 56-1-2 dengan 38 KO, sementara Saunders, 31 tahun, turun menjadi 30-1 dengan 14 KO.

Kemenangan tersebut merupakan langkah lainnya dalam upaya menjuarai empat versi dunia bagi Alvarez untuk mendominasi divisi 168 pon.

Alvarez dalam pertarungan itu memulai dengan lambat, merasakan lawannya tersingkir di babak awal. Tapi semuanya berubah di ronde kedelapan dan akhirnya tiba-tiba datang untuk Saunders.

Pertarungan bergantung pada kekuatan dan kecepatan Alvarez serta keterampilan tinju Saunders, yang terbukti menjadi lawan yang tangguh bagi juara Meksiko itu di babak awal.

Alvarez berhasil di ronde kedelapan ketika Saunders mencoba untuk merunduk dan bertahan di ronde itu, tetapi pukulan Alvarez terlalu berat baginya dan mata kanannya yang bengkak menutup dengan cepat.
 

Pewarta: Teguh Handoko

Editor : M Ifdhal


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021