Petenis Inggris Emma Raducanu mengatakan tidak akan membiarkan kegiatan di luar lapangan menghalangi latihan saat dia berusaha untuk kembali ke performa yang membuatnya mendapatkan gelar Grand Slam perdananya di US Open.

Raducanu menjadi pemain kualifikasi pertama yang memenangi US Open pada September, dan sejak itu menjadi semakin terkenal, layaknya selebriti. Ia tampil di sampul majalah dan papan iklan untuk berbagai merek.

Namun, petenis berusia 18 tahun, yang tersingkir di babak kedua di Indian Wells dan di perempat final Transylvania Open bulan lalu, mengatakan tenis adalah prioritas nomor satu baginya.

"Saya membuatnya sangat, sangat jelas kepada setiap orang di tim saya bahwa saya tidak akan membatalkan satu sesi latihan untuk kontrak di luar lapangan," kata Raducanu, yang menjadi unggulan teratas untuk pertama kali dalam kariernya di turnamen WTA 250 pekan ini di Linz, Austria, dikutip dari Reuters, Senin.

"Itu tidak bisa dinegosiasikan bagi saya. Saya ingin memastikan bahwa itu adalah prioritas saya dan memang begitu. Jadi semua orang jelas tentang itu."

"Tapi hal itu hanya perlu mengatur waktu saya dengan kontrak. Bahkan jika itu bukan acara di luar lapangan atau apa pun itu, saya masih melakukan jam pemula WTA saya misalnya."

"Jam pemula" WTA adalah program orientasi bagi pemain muda untuk membantu mereka memahami berbagai aspek olahraga tenis, serta tanggung jawab mereka.

Raducanu berpisah dengan pelatihnya setelah US Open, dan berlatih secara mandiri saat ini tetapi mengatakan dia akan memiliki seorang pelatih sebelum Australian Open pada Januari mendatang.

"Saya di sini sendiri dan menjadi pelatih bagi saya sendiri pekan ini, yang menurut saya sangat bagus untuk jangka panjang saya," kata Raducanu.

"Saya benar-benar merasa positif tentang situasi kepelatihan saya. Ini di tempat yang bagus... Saya akan memiliki pelatih di Australian Open."
 

Pewarta: Arindra Meodia

Editor : M Ifdhal


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021