Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Harga telur ayam ras di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, kembali mengalami penurunan secara signifikan setelah dua bulan lebih mencapai harga tertinggi.

Heri, pedagang di Pasar Inpres Lhokseumawe, Rabu mengatakan, turunnya harga telur sejak sepekan lalu, yakni dari Rp38 ribu/papan (30 butir) menjadi Rp29 ribu.

Ia mengatakan, turunnya salah satu jenis bahan kebutuhan pokok tersebut, terjadi begitu cepat, bila dibandingkan harga sebelumnya.

Ia menyatakan, turunnya harga salah satu kebutuhan pokok itu karena permintaan berkurang, menyusul mulai berkurangnya kegiatan kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebutnya lagi, tingkat kebutuhan telur jenis ayam ras bagi masyarakat saat sekarang juga berbeda jauh dari sebelumnya.  
    
Jika sebelumnya, tingkat kebutuhan telur sangat banyak, apalagi untuk kebutuhan kenduri Maulid Nabi.

"Namun sekarang masa kenduri maulid sudah berakhir, sudah tentu kebutuhan telur juga mulai berkurang, serta hanya untuk kebutuhan hari-hari biasa saja," ucap dia.

Heri menyebutkan, turunnya harga ikan juga berpengaruh terhadap kebutuhan telur.

Dimana saat sekarang, harga ikan segar di Lhokseumawe sedang anjlok dipasaran, sehingga ikut mempengaruhi minat masyarakat untuk mengkonsumsi telur.

"Saat harga turun seperti saat sekarang, masyarakat lebih suka membeli ikan daripada telur. Kecuali jika harga ikan sedang mahal atau stabil, maka sebagai alternatif untuk lauk pauk, membeli telur. Ini juga ikut mempengaruhi turunnya harga telur," katanya.

Pewarta: Pewarta : Mukhlis

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016