Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Aceh melatih sebanyak 50 komunitas di provinsi berjulukan Tanah Rencong itu terkait pencegahan penyebaran informasi palsu (hoaks) menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 2024.

Koordinator Mafindo Wilayah Aceh Destika Gilang, Kamis, mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat kemampuan periksa fakta di tengah masyarakat, yang dimulai dari tingkat pemula.

“Ini merupakan langkah edukasi Mafindo untuk masyarakat Aceh, kepada 50 komunitas yang aktif melakukan edukasi di tengah masyarakat, apalagi dalam memerangi hoaks sangat penting peran semua pihak,” ujarnya di Banda Aceh.

Baca juga: Kapolda Aceh ajak santri tingkatkan literasi cegah hoaks

Kata dia, pelatihan tersebut juga sebagai upaya memperkuat kerjasama antara instansi, organisasi kemasyarakatan, kelompok kerja, dan unsur lainnya untuk terus bersama-sama berkolaborasi dalam melawan hoaks.
 

Ia menjelaskan, sebanyak 50 komunitas di Tanah Rencong yang mengikuti pelatihan edukasi anti hoaks itu dibekali ilmu untuk mengenali tiga kategori hoaks, sekaligus memberi pengenalan cek fakta, agar informasi hoaks yang beredar di tengah masyarakat bisa terbendung.

“Yang terpenting adalah kita memberikan pengenalan cek fakta, apalagi yang hadir banyak komunitas media yang juga sering memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Saat pelatihan, Pengecek Fakta Mafindo Rizki Amanda juga mengenalkan berbagai alat (tools) cek fakta yang dapat digunakan oleh para komunitas di Aceh. Ia juga mengedukasi para perwakilan komunitas itu terkait bagaimana mengidentifikasi sebuah informasi yang tidak benar, yang beredar di tengah masyarakat.

“Apalagi menjelang Pemilu akan banyak informasi bohong yang beredar akan menimbulkan perpecahan di masyarakat, maka sangat penting peran komunitas dalam mengedukasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Banda Aceh Fadhil mengapresiasi upaya yang dilakukan Mafindo Aceh, yang dinilai telah membantu pemerintah kota dalam mengedukasi masyarakat untuk memberantas peredaran informasi hoaks.

“Saya sangat antusias bisa hadir dan membuka langsung kegiatan ini, apalagi di hadiri dari berbagai komunitas yang luar biasa dalam berkolaborasi kita melawan hoaks di Aceh,” ujarnya.

Baca juga: Polres Aceh Barat beri penyuluhan bermedsos yang baik untuk siswa SMA

Pewarta: Khalis Surry

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023