Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan meluncurkan program bantuan pangan beras guna mengendalikan gejolak harga dan inflasi di kabupaten tersebut.

Penjabat Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma di Aceh Selatan, Kamis, mengatakan program bantuan pangan tersebut merupakan beras cadangan pangan pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat secara bertahap.

"Pangan merupakan kebutuhan dasar dan utama bagi manusia yang harus senantiasa tersedia secara cukup, aman, bergizi, beragam dan terjangkau," kata Cut Syazalisma.

Penerima bantuan pangan dari beras cadangan pangan pemerintah di Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 24.601 keluarga yang tersebar di 18 kecamatan.

Cut Syazalisma mengatakan penyaluran cadangan pangan pemerintah melalui pemberian bantuan pangan beras bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran penerima manfaat.

Penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah ini, kata Cut Syazalisma, diatur dalam Peraturan Presiden RI Nomor 125 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah.

Dalam peraturan presiden tersebut disebutkan selain untuk bencana alam, bencana sosial atau keadaan darurat, cadangan pangan pemerintah tersebut juga untuk menanggulangi kekurangan pangan dan gejolak harga pangan,

"Penyaluran ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan stunting, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen," katanya.

Dengan adanya program bantuan pangan tersebut, Penjabat Bupati Aceh Selatan itu mengharapkan dapat membantu masyarakat penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya beras.

"Program ini, selain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, juga sebagai upaya mengantisipasi inflasi di Kabupaten Aceh Selatan. Program ini juga bagian dari program nasional yang digagas Badan Pangan Nasional," kata Cut Syazalisma.
 

Pewarta: Risky Hardian Saputra

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024