Sekretaris Komisi VI DPR Aceh Muhammad Yunus meminta perusahaan migas PT Medco E&P Malaka membangun fasilitas tambahan seperti ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zubir Mahmud Aceh Timur.

“Ruang rawat inap tidak mencukupi di RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur, maka sebagian pasien harus diinapkan di IGD. Jadi, kami harap Medco bisa menambah ruang rawat inap," kata Muhammad Yunus di Aceh Timur, Rabu.

Muhammad Yunus menyebutkan PT Medco bersama mitra sebelumnya membangun ruang rawat inap di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tersebut.

Namun, ruang rawat inap tersebut kini tidak mampu menampung pasien yang terus bertambah. Bertambahnya jumlah pasien tersebut tidak mampu menampung pasien rujukan dari semua puskesmas di Aceh Timur.

Selain kepada Medco, Muhammad Yunus juga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur memikirkan soal pelayanan kesehatan yang memadai. Apalagi status RSUD Zubir Mahmud saat ini sudah Tipe B.

"Kesehatan itu kebutuhan dasar masyarakat, sehingga sudah sewajarnya pemerintah fokus menyiapkan fasilitas yang memadai, sehingga pasien lebih nyaman ketika dirawat," kata Muhammad Yunus.

Abdullah Ismail, warga Aceh Timur, mengeluhkan pelayanan di RSUD Zubir Mahmud karena ruang rawat inap yang tidak mencukupi. Akibatnya, anaknya dan beberapa pasien lainnya terpaksa ditumpukkan di ruang instalasi gawat darurat (IGD).

"Ruang rawat inap tidak mencukupi, sehingga sebagian pasien harus diinapkan di IGD. Pasien di IGD itu pun menunggu yang tidak pasti kapan bisa dipindahkan ke ruang rawat inap," kata Abdullah.
 

Pewarta: Hayaturrahmah

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024