Usaha air balang, minuman khas Malaysia, yang dijual di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, menjadi minuman favorit masyarakat di kabupaten itu selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

"Dulu, saya kerja di Malaysia, sering lihat dan belajar langsung cara buat air balang. Waktu pulang kampung, saya coba jual. Alhamdulillah, responsnya bagus," kata Sapri, penjual air balang, di Aceh Timur, Senin.

Air balang yang dijual Sapri memiliki berbagai varian rasa segar. Lapak jualannya selalu ramai pembeli setiap sore dan menjadi minuman favorit masyarakat berbuka puasa.. 

Sapri juga menerapkan promo Jumat Berkah beli dua gratis satu. Berkat strategi tersebut, usahanya mampu meraih omzet berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per hari.

Ia mencerikan ide berjualan air balang berawal dari pengalamannya selama bekerja di Malaysia. Di negeri jiran tersebut, minuman air balang memang menjadi primadona saat Ramadan. 

Berbekal pengalaman dan resep yang dipelajarinya langsung, Sapri kemudian mencoba peruntungan dengan menjualnya di kampung halaman. Setiap harinya selama Ramadan, lapaknya mulai ramai menjelang pukul empat sore.

Baca: Timun suri primadona selama Ramadhan di Aceh Timur

Pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Selain rasanya yang enak dan segar, harga yang terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri.

"Beberapa varian rasa menjadi yang paling cepat habis karena rasanya yang segar dan cocok untuk berbuka puasa. Ini tentu menjadi berkah tersendiri di bulan Ramadhan," katanya.

Untuk menarik pelanggan atau pembeli, Sapri menghadirkan program Jumat Berkah. Pembeli yang membeli dua gelas air balang setiap hari Jumat, mendapatkan satu gelas gratis. 

Promo ini disambut antusias warga dan membuat suasana lapak semakin ramai, terutama menjelang waktu berbuka. Program tersebut bukan hanya strategi dagang, tetapi juga bentuk berbagi rezeki di hari yang penuh berkah.

Sapri selalu menjaga kualitas bahan yang digunakan, mulai dari sirup, madu, hingga kurma yang dipilih dengan baik. Kebersihan tempat dan wadah minuman pun menjadi perhatian agar pembeli merasa nyaman dan percaya.

Kehadiran air balang Malaysia ini menambah semarak suasana Ramadhan di Kabupaten Aceh Timur. Selain menjadi pilihan takjil favorit, usaha Sapri juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan. 

"Saya berharap usahanya bisa terus berkembang, tidak hanya ramai saat bulan suci Ramadhan, tetapi juga di hari-hari biasa. Semoga ke depan bisa tambah varian lagi dan mungkin buka cabang agar bisa menciptakan lapangan kerja," kata Sapri.

Baca: Meunasah di Aceh Besar sediakan 200-an paket bubur ie bu peudah

Pewarta: Hayaturrahmah

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026