Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh mendorong dayah sebagai pesantren tradisional harus mampu melahirkan kader cerdas dan mampu membawa persatuan, perdamaian di tengah-tengah masyarakat Aceh.
“Dayah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter umat dan menjaga nilai-nilai syariat Islam di tengah masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Asisten II Sekdakab Nagan Raya, Aceh, Amran Yunus, dalam keterangan diterima Jumat.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Haflah Takharuj Tahfidz Al-Qur’an santriwan dan santriwati Dayah Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Kabupaten Nagan Raya, di Kompleks Perkantoran Suka Makmue.
Pemerintah daerah berharap para alumni Dayah MUQ Nagan Raya dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Jadilah duta-duta Islam yang membawa kesejukan, persatuan, dan kedamaian. Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti menuntut ilmu, karena masa depan daerah dan bangsa ini juga berada di pundak generasi muda seperti kalian,” harapnya.
Pemerintah daerah juga berterima kasih kepada para orang tua wali santri atas kepercayaan yang diberikan kepada Dayah MUQ Nagan Raya dalam mendidik putra-putri, menjadi generasi islami dan bertakwa.
Pemkab Nagan Raya berkomitmen akan terus mendukung pengembangan pendidikan dayah sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang islami, unggul, dan berdaya saing.
“Kami percaya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas akhlak dan pendidikan generasi mudanya,” kata Amran Yunus.
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026