Padang (Antaranews Aceh) - Grup tari Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) PWI Aceh yang mementaskan tari "Tarek Pukat"  tampil memakau warga Ranah Minang di Hotel Kryad, Padang, Rabu (7/2).

Istri-istri wartawan anggota PWI Aceh ini membawakan tarian tradisional tersebut mampu mempesona para peserta seminar, pada pembukaan acara yang bertema "Optimalisasi Peran IKWI dalam Tantangan Global".

Tari Tarek Pukat yang menggambarkan suatu kehidupan nelayan di masyarakat Aceh,  berhasil dibawakan para penari IKWI Aceh di Bumi Ranah Minang ini pada pembukaan seminar tersebut yang merupakan bagian agenda kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) VII di Padang, Sumatera Barat,  6 - 10 Februari 2018.

Pementasan di Padang tersebut merupakan kali kedua, setelah pertama 2017 di Ambon acara yang sama.

Ketua IKWI Aceh,  Dr  Harbiyah Gani sekaligus pengasuh grup tari ini, mengatakan tarian etnik yang melibatkan 10 penari, IKWI Aceh dengan penari yaitu Isna, Hanifah, Susilawati, Darmawati, Suharlina, Rahmi, Leni, Samsidar, Fitri mengundang gemuruh tepuk tangan pengunjung.

Harbiyah menyebutkan tari Tarek Pukat ditampilkan di hadapan pengurus IKWI dan PWI seluruh Indonesia, termasuk istri Gubernur Sumatera Barat serta pejabat utama provinsi tersebut.

Harbiyah menyebutkan, tari Tarek Pukat yang atraktif yang menggambarkan solidnya kerja sama antara penari.

Katanya, tarian ini dilakukan dengan kesamaan gerak seluruh anggota tubuh sambil merajut untaian tali (jaring pukat) dalam irama yang sangat padu.

Puncaknya adalah ketika penari berhasil menyatukan tali hingga membentuk jaring dan dibentangkan ke atas, ini  suskses ditampilkan ibu-ibu IKWI Aceh.


Pewarta: Sudirman

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2018