Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara Amir Syarifuddin, Jumat, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes cepat COVID-19, setelah para pencari suaka itu merapat ke daratan Pantai Lancok, Aceh Utara.
Baca juga: Dilarang masuk, ini tempat 94 muslim Rohingya setelah dievakuasi warga
"Sudah kita lakukan 'rapid test' sebanyak 99 orang, baru selesai pukul 23.00 WIB tadi malam, semuanya hasilnya non reaktif, atau negatif COVID-19," kata Amir, di Aceh Utara.
Dia menjelaskan, pemerintah kabupaten setempat langsung melakukan langkah penanganan pascarohingya merapat ke Aceh Utara. Selain pemeriksaan kesehatan dan tes cepat, pihaknya juga membantu kebutuhan logistik mereka.
Menurut Amir, pemeriksaan kesehatan umum dilakukan karena terdapat beberapa orang dalam kelompok rohingya itu dengan kondisi tubuh lemas setelah dievakuasi ke pesisir Aceh Utara.
Baca juga: Empat pedagang pasar positif COVID-19
"Tidak membutuhkan perawatan rumah sakit. Hanya dilakukan perawatan di lokasi penampungan sementara," kata Amir.
Sedangkan tes cepat, kata Amir, harus dijalankan mengingat pengungsi internasional itu terdampar di pesisir Aceh saat mewabahnya pandemi COVID-19, sehingga wajib mengikuti protokol kesehatan sebagai upaya antisipasi.
"Dalam penanganan pengungsi di tempat penampungan kita juga tetap mengedepankan protokol kesehatan, tidak boleh sembarangan orang keluar masuk menemui pengungsi," katanya.
Pewarta: Khalis SurryUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.