Aceh Utara (ANTARA Aceh) - Sektor pertanian menjadi Rencana Kerja Pemeritah Daerah (RKPD) tahun 2016 mendatang. Hal itu disampaikan Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonaker Bappeda Aceh Utara, Muzakir SE ME dalam paparannya usai pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Langkahan oleh Camat Langkahan, Drs H Muhammad Jamil Rasyid yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat setempat, Kamis.

Sebutnya, dari sembilan sektor dalam struktur pembangunan ekonomi Aceh Utara, sektor pertanian dengan lima sub sektornya, yakni sub sektor bahan tanaman, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan, merupakan sektor yang mampu memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 22,8 persen.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam RKPD tahun 2016, menjadikan sektor pertanian sebagai fokus dalam pembangunan daerah, ujarnya.

Lanjut Muzakir, melalui tema “Pembangunan Percepatan Pertanian dan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat yang Lebih Sejahtera,” pertumbuhan sektor pertanian juga mampu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara yang masih sangat tinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya di provinsi Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing dinas terkait, yakni Dinas Kesehatan, Bina Marga, Pendidikan dan PU Pengairan juga memaparkan program RKPD yang akan dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang.

Sementara itu, H Ismed Nur Aj Hasan, anggota Komisi D DPRK Aceh Utara asal pemilihan Dapil 5 (meliputi Kecamatan Langkahan, Cot Girek dan Lhoksukon) yang membidangi pembangunan infrastruktur, irigasi dan tenaga kerja, berharap kepada perwakilan dinas yang mewakili kepala dinas, mampu mengambil kebijakan untuk mengakomodir usulan program masyarakat di Kecamatan Langkahan yang sangat jauh tertinggal dari kecamatan-kecamatan lainnya di Aceh Utara.

“Mari kita fokuskan dan bahu membahu bersama-sama untuk membangun Langkahan, meskipun tidak harus sama dengan kecamatan lainnya, setidaknya bisa mengurangi tingkat kesenjangan sosial yang terjadi.

Kami di DPRK juga akan menjalin komunikasi dengan anggota DPR Aceh yang berasal dari Dapil Aceh Utara. Dinas Bina Marga harus fokus terhadap pembangunan jalan untuk memudahkan akses transportasi yang berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat,” ajaknya.

Musrenbang tingkat kecamatan itu dihadiri oleh Danramil, Mukim, Kepala Desa dalam Kecamatan Langkahan, dinas terkai serta anggota Komisi D DPRK Aceh Utara yang terpilih dari Dapil 5, , yakni H Ismed Nur Aj Hasan dan Ismail A Rahman.


Pewarta: Pewarta : Muchlis
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026