Meulaboh (ANTARA Aceh) - Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah minta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dapat menghidari kekerasan dan tidak arogan dalam melaksanakan tugas menegakan peraturan daerah.
"Dalam melaksanakan tugas menegakan peraturan daerah, sebaiknya Satpol PP tidak melakukan kekerasan dengan alasan apapun, kedepankan tindakan persuasif sebagai upaya penyadaran kepada masyarakat," katanya di Meulaboh, Senin.
Hal tersebut disampaikan disela-sela memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Sat Pol PP yang turut dihadiri para pejabat serta unsur pemerintah daerah setempat serta polisi penegak syariat Islam Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Barat.
Kepada dua instansi pemerintah daerah tersebut bupati berpesan, terutama dalam hal penegak syariat Islam harus benar-benar dilaksanakan sesuai petunjuk dan qanun (perda) sehingga program pemerintah terlaksana tepat sasaran.
Pada acara yang dipadukan dengan HUT LINMAS ke-53 itu Alaidinsyah menyampaikan, Aceh Barat yang konsen dalam penerapan syariat Islam harus dikawal baik terutama Sat Pol PP dan WH dipercayakan sebagai garda terdepan turun langsung ketengah masyarakat.
"Dalam penegakan syariat Islam bukan hanya tugas WH tapi juga Sat pol PP yang bernaung dalam satu komando agar saling berkomunikasi sehingga tujuan qanun yang telah diterapkan dapat diterima masyarakat tanpa ada paksaan," tegasnya.
Dalam rangkaian upacara tersebut, kepala daerah menyerahkan piagam penghargaan kepada satu orang personil Sat Pol PP yang telah mengabdi di Aceh Barat yakni Ozer, sebagai Sat Pol PP teladan dan mampu mengemban tugas dengan baik.
Pada upacara di halaman Kantor Bupati Aceh Barat ini, diisi dengan tampilan parade pasukan dan atraksi bela diri serta pemusnahan minuman keras hasil sitaan Sat Pol PP dan WH Aceh Barat beberapa waktu lalu.
"Dalam melaksanakan tugas menegakan peraturan daerah, sebaiknya Satpol PP tidak melakukan kekerasan dengan alasan apapun, kedepankan tindakan persuasif sebagai upaya penyadaran kepada masyarakat," katanya di Meulaboh, Senin.
Hal tersebut disampaikan disela-sela memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Sat Pol PP yang turut dihadiri para pejabat serta unsur pemerintah daerah setempat serta polisi penegak syariat Islam Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Barat.
Kepada dua instansi pemerintah daerah tersebut bupati berpesan, terutama dalam hal penegak syariat Islam harus benar-benar dilaksanakan sesuai petunjuk dan qanun (perda) sehingga program pemerintah terlaksana tepat sasaran.
Pada acara yang dipadukan dengan HUT LINMAS ke-53 itu Alaidinsyah menyampaikan, Aceh Barat yang konsen dalam penerapan syariat Islam harus dikawal baik terutama Sat Pol PP dan WH dipercayakan sebagai garda terdepan turun langsung ketengah masyarakat.
"Dalam penegakan syariat Islam bukan hanya tugas WH tapi juga Sat pol PP yang bernaung dalam satu komando agar saling berkomunikasi sehingga tujuan qanun yang telah diterapkan dapat diterima masyarakat tanpa ada paksaan," tegasnya.
Dalam rangkaian upacara tersebut, kepala daerah menyerahkan piagam penghargaan kepada satu orang personil Sat Pol PP yang telah mengabdi di Aceh Barat yakni Ozer, sebagai Sat Pol PP teladan dan mampu mengemban tugas dengan baik.
Pada upacara di halaman Kantor Bupati Aceh Barat ini, diisi dengan tampilan parade pasukan dan atraksi bela diri serta pemusnahan minuman keras hasil sitaan Sat Pol PP dan WH Aceh Barat beberapa waktu lalu.
Pewarta: Pewarta : AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.