Subulussalam (ANTARA Aceh) - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menjadwalkan pembahasan secara bersama dengan pihak eksekutif hasil evaluasi pemerintah provinsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) 2016.

Wakil Ketua DPRK Fajri Munthe di Subulussalam, Rabu mengatakan sudah berkonsultasi dengan pihak Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) melalui Sekdako H Damhuri SP MM untuk membahas hasil evaluasi dalam waktu dekat ini.

"Kami sedang menentukan waktu untuk membahas hasil evaluasi APBK 2016 secara bersama," paparnya.

Ia mengatakan keterlambatan pembahasan hasil evaluasi ini hanya terkendala persoalan waktu saja, lantaran ada kegiatan masing-masing baik itu TAPK maupun tim banggar.

"Terkadang disaat TAPK ada di tempat, tim banggar sedang berada di luar daerah, begitu juga sebaliknya, sehingga belum ditemukan waktu yang pas agar  kedua-duanya harus ada di tempat supaya bisa membahas hasil evaluasi ini bersama," kata politisi Parta Golkar ini.

Fajri meluruskan informasi yang sempat beredar di kalangan masyarakat, bahwa TAPK tidak melibatkan banggar dalam melakukan evaluasi APBK 2016. Sehingga banyak anggaran dilingkungan Satuan Kerja Pemerintah Kota (SKPK) yang dicoret oleh TAPK  tanpa diketahui banggar.

"Perlu saya luruskan, bahwa sebenarnya bukan tidak melibatkan, tapi hanya persoalan waktu saja sehingga belum sempat dibahas bersama," bantahnya.

Fajri merasa perlu meluruskan info tersebut untuk menjaga hubungan baik dengan pihak TAPK yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan harmonis. Dan juga tidak bias kepada masyarakat umum, karena dikhawatirkan menimbulkan efek yang tidak baik bagi pemerintahan.

Pasalnya, jika terjadi perseteruan antara legislatif dan eksekutif bisa berdampak buruk bagi daerah sendiri, termasuk penilaian pemerintah provinsi dan pusat terhadap kinerja pemerintah Subulussalam.

"Supaya jangan bias saja, nanti pusat mengira dewan dan eksekutif di Subulussalam tidak singkron dalam membahas hasil evaluasi APBK 2016, padahal kita sejalan dan akan membahas ini secara bersama," ujarnya.



Pewarta: Pewarta : Sudirman
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026