Meulaboh (ANTARA Aceh) - Harga eceran cabe merah di pasar Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp48.000 per kilogram akibat permintaan tinggi dalam sepekan terakhir.

Darwis, pedagang dadakan (pasar pagi) di Meulaboh, Selasa, mengatakan, harga cabe merah lokal dan pasokan dari luar mengalami kenaikan sebesar Rp8.000/kg, dari sebelumnya yang dijual seharga Rp35.000-Rp40.000/kg, kondisi ini akibat pasokan barang menipis.

"Pasokan cabe merah banyak juga didatangkan dari Banda Aceh, Sigli dan kabupaten tentangga, bila memasuki musim penghujan harga pasti turun. Kalau cabe lokal untuk kebutuhan rumah tangga disini saja tidak cukup," sebutnya yang ditemui dipasar pagi Lhung Nak Yee, Jalan Daut Dariah II, Kecamatan Johan Pahlawan, Selasa, pagi.

Ketergantungan bahan baku sayur mayur dari pasar luar seperti cabe merah, cabe rawit serta sayur mayur lainnya di pasar Meulaboh masih tinggi, bila kawasan sentra terhambat pasokan maka pasti terjadi kenaikan harga di pasar pengencer.

Darwis merupakan pedagang pasar pagi yang juga berprofesi sebagai agen penampung lokal berasal dari Kabupaten Nagan Raya, setiap hari membawa barang ke pasar Meulaboh untuk dijual kepada pedagang enceran setempat.

Sementara itu informasi didapatkan dari Dinas Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Aceh Barat, bahwa kenaikan harga cabe merah baru terjadi pada pekan kedua Maret 2016 mencapai 2 persen atau senilai Rp8.000/kg.

Data sayur mayur laporan perkembangan harga bahan pokok penting dan strategis di Kabupaten Aceh Barat terjadi fluktuasi, dimana sejumlah komoditi mengalami kenaikan, namun disisi lain malah ada mata barang justru anjlok.

"Kondisi perkembangannya memang fluktuasi, yang sudah pernah naik sebelumnya seperti tomat lokal malah turun Rp1.000 per kilogram, tapi untuk cabe merah pada pekan kedua ini naik sebesar Rp8.000 per kilogram," sebut Staf Perdagangan Bidang Perindag pada
Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Aceh Barat  Erma Yanti.

Selain cabe merah, komoditi sayur lain yang mengalami kenaikan adalah bawang merah dari pasokan pasar Medan Sumatera Utara yang kian terbatas yakni dari harga Rp32.000 menjadi Rp36.000/Kg.

Sementara untuk harga sembilan bahan pokok (sembako) masih stabil setelah mengalami kenaikan pada awal 2016, baik untuk beras, daging, serta telur, demikian juga barang kebutuhan lainnya seperti tepung dan mentega masih katagori stabil.

Harga cabe merah sering mengalami fluktuasi karena agen dan penjual dipasar mengimbangi penjualan barang lokal dan dari luar untuk menutupi kerugian pembelian dari pasokan sebelumnya sehingga berpengaruh terhadap harga enceran.

"Agen bisanya mengaduk harga barang baru dengan barang lama, walaupun hanya selisih satu hari. Untuk mengimbangi harga itu akhirnya harga barang luar dan lokal ini disamakan harga jualnya ditingkat pengencer," katanya menambahkan.



Pewarta: Pewarta : Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026