Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku kagum dengan perkembangan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Aceh Besar.

"Saya sangat mengagumi perkembangan ekonomi kreatif di Aceh Besar ini. Tentu saja, ke depan kita semua harus terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatannya," kata Sandiaga S Uno di Aceh Besar, Rabu.

Pernyataan itu disampaikannya  di sela-sela membuka Workshop KaTa Kreatif di Aula Dekranas, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu.

Ia menjelaskan Kemenparekraf juga mengapresiasi setiap pelaku usaha lokal yang berani tampil dan mengembangkan potensi produk-produk lokal pada Program Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia.

Menparekraf mengajak semua pihak berperan aktif meningkatkan lapangan kerja dan usaha ekonomi produktif bagi masyarakat. Serta senantiasa bekerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas sebagai bekal penting mewujudkan sukses meniti kehidupan.

Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengatakan, kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi penambah motivasi untuk pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Aceh Besar.

"Terima kasih atas kehadirannya Pak Menteri dan rombongan," katanya.

Ia mengatakan Aceh Besar memiliki potensi obyek pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat banyak serta beragam. Untuk itu, dengan kehadiran Menparekraf di Aceh Besar, berbagai potensi tersebut akan dapat lebih dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Pj Bupati  Aceh Besar Muhammad Iswanto, dan Hj Illiza Sa'aduddin Djamal ikut mempraktikkan langsung cara pengolahan dan penyajian kopi kunyit khas Lamteuba Aceh Besar serta roti selai khas Samahani Kecamatan Kuta Malaka.

Dalam kesempatan tersebut turu hadir Direktur Event Daerah Kemenparekraf Reza Fahlevi, Pj Walikota Banda Aceh Bakri Siddiq, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal.



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026