Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Provinsi Aceh memanfaatkan lahan kosong milik warga di Gampong Alue, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara untuk budidaya tanaman jagung manis.
Mahasiswa KKN Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unimal, Ida Safrida, kepada wartawan di Kecamatan Tanah Pasir, Jumat mengatakan, budidaya itu sekaligus untuk mengajarkan warga dalam bercocok tanam khususnya tanaman jagung.
"Kelebihan penanaman jagung dengan sistem Jajar Legowo itu adalah dapat meningkatkan penerimaan intensitas cahaya matahari pada daun, memudahkan pemeliharaan tanaman, terutama penyiangan gulma baik secara manual maupun dengan herbisida dan pemupukan, serta pada saat penyiraman," kata Ida.
Ia menambahkan, untuk dapat menghasilkan produksi tanaman yang memuaskan, selain menggunakan teknik tersebut juga harus menggunakan bibit jagung yang berkualitas dan unggul agar memiliki daya tahan dan produksi yang tinggi.
"Jika menggunakan bibit yang berkualitas dapat mempersingkat masa produksi atau panen yaitu sekitar 60 hingga 70 hari sedangkan bibit biasa sekitar 120 hari panennya," terangnya.
Mahasiswa mengajak warga untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada untuk lebih dioptimalkan dengan menanami tanaman budidaya yang produktif, seperti jagung, kedelai, sayur-syuran dengan berbagai jenis, sehingga selain memiliki nilai ekonomis juga bermanfaat terhadap lingkungan.
"Pemanfaatan lahan kosong itu selain dapat menambah penghasilan ekonomi keluarga, juga berefek bagus untuk lingkungan yang asri dan hijau," katanya.
Pewarta: Pewarta : MukhlisUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.