Meulaboh (ANTARA Aceh) - Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat mengusulkan keladi menjadi bahan baku pangan dasar sebagai makanan khas untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif di tengah masyarakat.

"Saya melihat di Aceh Barat ini banyak bahan baku keladi. Kita manfaatkan untuk berbagai macam makanan olahan jadi," kata Kepala Dinas Pangan Aceh Barat Ir Nasrita di Meulaboh, Rabu.

Ia menyebutkan, ketersediaan bahan baku buah dan batang keladi mudah ditemukan dan tidak sulit apabila dikembangkan sebagai tanaman budidaya karena tidak membutuhkan perawatan, tidak butuh modal besar dan tidak butuh waktu lama untuk panen.

Pihaknya masih melakukan iventarisir kawasan penyedia bahanbaku produk kuliner dan mendorong kreativitas masyarakat di daerah itu dengan mendapatkan advokasi dalam pembudidayaan batang keladi hingga berbuah skala bahan untuk proses cemilan.

Malahan untuk budidaya keladi ini bisa memanfaatkan lokasi sempit seperti perkarangan rumah dan lahan terbangkalai atau tidak dimanfaatkan, menjadikan rawa-rawa sebagai lokasi pembudidaya pohon keladi dengan jenis tertentu.

"Kami sudah bicarakan, karena pengelolaan, budidayanya tidak begitu berat dan modal besar, sikulasi yang tidak sampai satu tahun untuk usia panen. Kalau tidak kita coba kapan Aceh Barat miliki produk andalan menjadi ole-oleh khas," sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan, sasaran utama untuk pengembangan tersebut adalah pemanfaatan sekitar perkarangan secara optimal  menjadi Rumah Pangan Lestari (RPL) dengan suntikan dana pemerintah lewat usaha kelompok.

Sebut Nasrita, setelah muncul kelompok yang aktif dan berhasil dalam pembudidayaan tersebut maka selanjutnya dirangkul pihak intansi terkait untuk pengembangan ekonomi kreatif atau memberikan akses pembinaan untuk kegiatan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Sebab itu dijadwalkan pada Juli 2017 akan dilaksanakan seremonial penampilan produk hasil kreatifitas itu dalam ekspo lomba cipta menu bergizi berimbang, bila terobosan itu berhasil, maka Keladi menjadi bahan baku produk makanan khas  Aceh Barat.

"Memang pernah mencoba buah Rumbia, tapi bahan baku buah itu sudah sangat sulit ditemukan, pohonyapun sudah jarang ditemukan berbuah. Masyarakat Aceh Barat harus tahu produk makanan khas unggulan daerahnya," katanya menambahkan.



Pewarta: Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026