Serta gerakan pengolahan tanah, pemupukan pascapanen sesuai anjuran PPL, gerakan penggunaan benih varietas unggul, gerakan membeli gabah petani dan membeli beras Simeulue, dan gerakan berusaha dan banyak berdoa.

"Kami berharap dengan program G7 ini, kebutuhan pangan di Kabupaten Simeulue dapat terus terjaga dan tidak menimbulkan krisis pangan," kata Samsuar.

Baca: Akademisi: Rehabilitasi hutan cegah dampak buruk perubahan iklim

Meski demikian kata Samsuar, upaya yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan di Simeulue ini juga terdapat beberapa kendala, seperti sarana dan prasarana yang masih minim.

"Kemudian, target jadwal tanam tidak serentak karena kekurangan alat pertanian untuk mengelola tanah. Sarana pengairan juga masih belum maksimal hanya mengandalkan tadah hujan, serta setangan hama juga menjadi kendala di lapangan," pungkas Samsuar.

Baca: Warga Pulau terluar Aceh terima bantuan pangan

 

Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026