Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 192 anak yatim pada dua Kecamatan di Aceh Besar, yakni Kecamatan Lhoknga dan Leupung menerima santunan dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) dalam rangka bulan Ramadhan dan menyambut Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
"Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian sosial Perusahaan dalam momentum Bulan Suci Ramadan dan membantu anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri," kata General Affairs & Community Relations Manager PT SBA Tafaul Rijal di Lhoknga, Kamis.
Hal itu disampaikannya di sela-sela menyerahkan santunan anak yatim di Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar.
Ia menjelaskan, selain memberikan santunan SBA juga ikut memberikan dukungan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), tablig akbar, dan bantuan sarana ibadah untuk masyarakat di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung Aceh Besar.
Penyerahan bantuan yang dipusatkan di beberapa masjid pada 19-20 Maret 2025 ini juga turut dihadiri oleh Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Aceh Besar Farhan AP, serta perwakilan tokoh masyarakat.
“Alhamdulillah, semua terlaksana dengan baik berkat dukungan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan. Kami hadir dan memberikan banyak manfaat dan keberkahan bagi kita semua, khususnya kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan saat Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri,” kata Tafaul Rijal.
PT Solusi Bangun Andalas juga telah memberikan bantuan sirup kepada tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, serta bantuan perlengkapan masjid yang disesuaikan dengan kebutuhan pokok dari masing-masing masjid, seperti pendingin ruangan dan sound system.
Asisten I Setdakab Aceh Besar Farhan AP menyampaikan apresiasi kepada PT Solusi Bangun Andalas atas bantuan santunan dan perlengkapan masjid yang diberikan secara berkelanjutan setiap tahunnya.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Solusi Bangun Andalas melalui berbagai program CSR dalam momentum Bulan Suci Ramadhan. Ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan sosial di Aceh Besar,” kata Farhan AP.