Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Pendidikan Provinsi Aceh menyatakan sebanyak 200 peserta didik Kementerian Kelautan Perikanan(KKP) Republik Indonesia diterjunkan sebagai relawan penanganan bencana hidrometeorologi di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Murthalamuddin di Banda Aceh, Senin, mengatakan peserta didik KKP RI tersebut akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di wilayah bencana di Provinsi Aceh.

"Kegiatan kemanusiaan mereka laksanakan di antaranya pendampingan masyarakat terdampak, distribusi bantuan, hingga dukungan pemulihan sosial pascabencana," kata Murthalamuddin.

Kepada para peserta didik KKP RI tersebut, Murthalamuddin menekankan pentingnya menjaga niat pengabdian dan persaudaraan dalam menjalankan tugas kemanusiaan dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.

Ia juga mengingatkan agar kehadiran relawan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat terdampak, tanpa memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat yang kini mulai bangkit menata kehidupan pascabencana.

"Terkadang, dalam kerja-kerja kemanusiaan, yang diuji bukan kemampuan teknis, tetapi bagaimana menjaga persaudaraan. Ini bukan soal perbedaan, bukan soal siapa dari mana, tetapi tentang membantu saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah besar," katanya.

Murthalamuddin menyampaikan masyarakat Aceh menerima dengan terbuka kehadiran para relawan, selama tujuan utama mereka adalah membantu dan meringankan beban korban bencana.

"Masyarakat Aceh sangat terbuka. Kalian datang kemari karena ingin membantu saudara. Jadikan kehadiran kalian sebagai contoh baik, bukan hanya untuk Aceh, tapi juga untuk daerah lain," kata Murthalamuddin.

Menurut dia, semangat solidaritas ditunjukkan para peserta didik KKP RI diharapkan menjadi teladan nasional, bahkan internasional, dalam menghadapi berbagai musibah, baik bencana alam maupun krisis kemanusiaan lainnya.

"Apa yang dilakukan hari ini akan menjadi contoh. Bukan hanya jika ada musibah di Aceh, tapi juga di seluruh Indonesia, bahkan di dunia dalam membantu masyarakat terdampak bencana," kata Murthalamuddin.


Baca juga: Posko tegaskan BTT Rp6 miliar bukan untuk relawan ASN Pemprov Aceh



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026