Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di daerah ini, sebagai salah satu upaya untuk melakukan bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sudah mencapai 57,7 hektare (Ha).

“Alhamdulillah, sebagian besar wilayah Aceh Barat sudah mulai hujan. Kita berharap operasi modifikasi cuaca ini dapat membantu memadamkan karhutla,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi, Selasa.

Pada Rabu (28/1), Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama ASN dan masyarakat juga telah menggelar ibadah shalat sunnah istisqa, sebagai ikhtiar untuk bermohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan, karena sampai saat ini peristiwa kebakaran lahan telah menyebabkan gangguan kabut asap di masyarakat dan mengganggu pernapasan warga.

Selain itu, dampak dari bencana kebakaran lahan yang telah terjadi hampir sepekan belakangan ini, juga telah mengakibatkan adanya kabut asap tebal dan mengancam gangguan kesehatan masyarakat di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya.

Tarmizi mengatakan saat ini pemerintah daerah juga berterima kasih kepada BNPB yang telah membantu upaya pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat, melalui operasi modifikasi cuaca melalui jalur udara dengan menabur garam.

Baca: BPBD Aceh Barat usulkan operasi modifikasi cuaca cegah luas kebakaran lahan

Langkah ini juga sebagai upaya pemerintah dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Barat yang meluas, dan saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman api.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat resmi membentuk komando tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan melalui Keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 86 Tahun 2026, sebagai upaya mencegah semakin meluasnya kebakaran hutan dan lahan di daerah setempat yang saat ini telah mencapai 57,7 Ha.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi mengatakan dengan semakin meluasnya kebakaran lahan di daerah ini,  sehingga  perlu  dilakukan   penanganan yang    cepat,   tepat   sasaran   dan   efektif guna mengantisipasi dampak bencana kebakaran hutan dan  lahan  semakin meluas.

Dia menyebutkan komando tanggap darurat bencana kebakaran lahan di Kabupaten  Aceh   Barat bertugas untuk merencanakan operasi penanganan darurat bencana Karhutla dan mengajukan permintaan kebutuhan bantuan.

Tim ini juga bertugas untuk melaksanakan dan  mengkoordinasikan pengerahan sumber daya untuk penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan secara cepat,  tepat, efisien dan efektif.

Tim ini juga dibentuk untuk melaksanakan pengumpulan informasi, dan menyebarluaskan   informasi   mengenai  kejadian   bencana   dan penanganannya kepada media  massa dan  masyarakat luas, kata Tarmizi.

Baca: Luas kebakaran lahan di Aceh Barat mencapai 19 Hektare



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026