Banda Aceh (ANTARA) - Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh memberikan bingkisan kepada puluhan penumpang mudik Idul Fitri 1447 Hijriah yang baru tiba ke daerah paling ujung barat Indonesia itu.
"Tahun ini kita memberikan kejutan bagi pemudik yang menggunakan transportasi udara dengan menyediakan bingkisan spesial," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SIM, Setiyo Pramono di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis.
Bingkisan tersebut terasa spesial karena diletakkan di sebagian besar bagasi penumpang di Conveyor Belt di Bandara SIM. Penumpang yang mendapatkannya termasuk beruntung karena bingkisan itu jumlahnya terbatas.
"Jadi, penumpang baru tahu ada bingkisan spesial yang kita siapkan saat pengambilan bagasi. Bingkisan ini kita siapkan terbatas dan mereka yang beruntung dapat membawa pulang sebagai buah tangan dalam menyambut Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah," katanya.
Selain memberikan bingkisan dalam rangka Mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, pihaknya juga telah mengecek peralatan dan fasilitas penunjang penerbangan dan fasilitas kenyamanan penumpang di terminal dalam menghadapi lonjakan penumpang.
Pihaknya telah mendirikan Posko Siaga Monitoring angkutan lebaran terpadu di Terminal penumpang guna menjaga kelancaran operasional dan kenyamanan mudik pengguna jasa Bandara.
"Secara historis penumpang di Bandara Internasional SIM tidak meningkatkan signifikan, namun kita tetap mempertahankan keandalan fasilitas dan layanan yang telah ada guna memberikan kenyamanan dan perjalan berkesan bagi penumpang," katanya.
Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar memiliki dimensi landasan pacu 3000 x 45 meter dengan area parkir pesawat mampu menampung delapan pesawat.
Adapun untuk kapasitas terminal lebih kurang 1,5 juta penumpang per tahun dan lebih kurang 3.400 penumpang per hari.
Baca juga: Masuki Ramadhan, Pergerakan penumpang di Bandara SIM melandai
Pewarta: M IfdhalEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026