Banda Aceh (ANTARA) - Khatib shalat Idul Fitri 1447 Hijrah Tgk H Surianto Sudirman mengajak umat jangan merusak amal ibadah yang telah dilaksanakan di bulan suci Ramadhan.
"Jangan rusak amal ibadah yang telah dilaksanakan di bulan Ramadhan dan jangan pernah merusak kebaikan yang telah dikerjakannya selama kehidupan," kata Tgk H Surianto Sudirman dalam khotbah shalat id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh di Banda Aceh, Sabtu.
Shalat id diikuti jamaah ribuan orang. Kepadatan jamaah tidak hanya di dalam dan halaman masjid, tetapi juga hingga ke taman serta ruas jalan di sisi kanan dan kiri masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.
Bertindak sebagai imam shalat sunat hari raya Idul Fitri tersebut Tgk Miswar Muhammad.
Khatib mengatakan ada dua perasaan saat ini, yakni gembira telah menyelesaikan ibadah Ramadhan dan sedih telah berpisah dengan bulan suci tersebut.
"Kami tidak tahu perasaan mana yang lebih dominan, di antara kedua perasaan tersebut. Namun, kita semua berdoa semoga ibadah selama Ramadhan diterima Allah SWT," katanya.
Hari ini, kata Tgk Surianto Sudirman, umat muslim merayakan hari kemenangan, Idul Fitri. Idul Fitri dimaknai kembali kepada kesucian setelah melalui ibadah puasa pada bulan Ramadhan.
Oleh karena itu, kata Khatib, kesucian yang telah dibangun melalui ibadah puasa harus terus dijaga. Tentunya, menjaga kesucian tersebut dengan perbuatan taqwa.
Menurut Khatib, taqwa dalam perbuatan adalah amanah, adil, berbuat baik dalam segala lini kehidupan, politik, sosial budaya, tidak menipu, tidak berbuat zalim, dan lainnya.
"Jika Ramadhan tidak berhasil menghadirkan ketaqwaan, artinya Ramadhan kali ini hanya untuk menahan lapar dan dahaga saja. Taqwa membawa manusia ke gerbang menuju kesyukuran," kata Tgk Surianto Sudirman.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026