Wali Kota Sabang Nazaruddin yang diwakili Kabag Umum dan Humas Kota Sabang Bahrul Fikri menyambut langsung para peserta Pemuda Nusantara di aula kantor wali kota setempat.
Para pemuda disambut Asisten-I Pemerintah Kota Sabang Zakaria, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Sabang Andri Norman serta para Kepala Satuan Kerja Pemerintah Kota (SKPK) se-Kota Sabang.
"Selamat datang para Pemuda Nusantara beserta rombongan di Kota Sabang, pulau terluar Indonesia sekaligus pulau terdepan Indonesia," kata Asisten-I Pemerintah Kota Sabang Zakaria.
"Sebagaimana diketahui Kota Sabang adalah bagian dari Provinsi Aceh dan berlaku hukum syariat Islam, dan kepada para Pemuda Nusantara dari beragam suku dan budaya diharapkan mentaati kekhususan itu," pesan Zakaria.
Menurutnya, pemuda adalah penerus masa depan bangsa dan aset yang tidak ternilai oleh harga, untuk itu ia berharap para Pemuda Nusantara dari seluruh penjuru Tanah Air terus mengkampanyekan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.
"Saya juga pernah jadi pemuda dan kepada generasi bangsa terkhusus Pemuda Nusantara terus membumikan Bhinneka Tunggal Ika di seluruh Tanah Air dari Sabang sampai Merouke," ujar dia.
Pada kesempatan itu ia juga mengajak semua Pemuda Nusantara dan masyarakat Kota Sabang serta para pihak untuk bersama-sama menyukseskan even nasional ke-9 "Sail Sabang 2017".
Palayaran Pemuda Nusantara 2017 mengangkat tema "Melalui Kapal Pemuda Nusantara Kita Tingkatkan Kapasitas Pemuda Bidang Pariwisata dan Kemaritiman Menuju Poros Maritim Dunia" dan motonya, "Berbeda Untuk Bersatu".
Penitia Pelaksana Pemuda Nusantara Alfredo Do Carmo menyampaikan, para pemuda nusantara ini memiliki jiwa esklusif, pro aktif dan inovatif.
"Semua ada 20 ribu pemuda Indonesia yang ingin bergabung dengan Pelayar Pemuda Nusantara namun yang lulus seleksi hanya 95 orang, dan mereka semua adalah putra putri terbaik bangsa seperti saya sebutkan tadi," katanya.
"Jadi, keseluruhan yang hadir disini ada 95 Pemuda Nusantara dari 32 provinsi di Indonesia, keculai Papau Barat dan Kalimantan Timur," sebut Alfredo.
Palayar Pemuda Nusantara ini dilepas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Sabtu (25/7) di Cibubur, dan singgah di Tanjung Priuk, Batam, Belawan, dan dari Batam menggunakan transportasi darat, Senin pagi tiba di Sabang.
Sanjutnya para Pemuda Nusantara ini akan beradaptasi dengan masyarakat pulau terluar Indonesia dan melakukan aktifitas sosial seperti gotong royong dan mengajak kuala muda untuk ngemar membaca.
Kemudian, Pemuda Nusantara ini juga direncanakan akan menjadi "Pagar Ayu dan Pagar Bagus" saat pembukaan Sail Sabang pada tanggal 2 Desember oleh Presiden Joko Widodo di Pelabuhan CT-3 BPKS (lokasi puncak acara Sail Sabang)".
"Nanti saat pembukaan Sail Sabang oleh Bapak Presiden Joko Widodo Pemuda dan Pemudi Nusantara menjadi Pagar Ayu dan Pagar Bagus," kata Alumni Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Sail Komodo 2013 Lily Fadliana Surya dan mengakui sudah ikut KPN sejak tahun 2013 sampai 2017.
Sail Sabang mengangkat tema "Menuju Sabang Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia" dan lokasi puncak Sail Sabang difokuskan pada tiga titik, yakni Teluk Sabang atau Pelabuhan CT-3 BPKS, Sabang Fair, dan Tugu Kilometer Nol Indonesia.
Pewarta: Irman YusufUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.