"Pelayanan mobil kas keliling ini guna memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar," kata Kepala Perwakilan BI Aceh, Zainal Arifin Lubis di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan pelayanan mobil kas keliling tersebut akan berlangsung dari 1 sampai 4 Februari di dua kabupaten di provinsi ujung paling barat Indonesia itu masing-masing Kota Meulaboh, Aceh Barat dan Sinabang, Simeulue.
Zainal menyebutkan dalam pelayanan tersebut pihaknya menyediakan uang kertas pecahan dari Rp1.000 sampai Rp100.000 hingga Rp1.000, serta uang logam pecahan Rp1.000.
"Target utama dari kegiatan mobil kas keliling ini yang dilakukan di dua kabupaten di Aceh ini adalah untuk masyarakat kecil," katanya.
Ia mengatakan uang rupiah yang disediakan mobil kas keliling tersebut merupakan uang terbitan baru, yaitu tahun emisi 2016 atau yang biasa disebut dengan uang NKRI, kecuali untuk pecahan uang kertas Rp1.000.
Selain itu, BI juga melayani penukaran kepada perbankan di Kota Sinabang, sesuai dengan kebutuhan uang rupiah yang diperlukan oleh perbankan dan kegiatan kas keliling tersebut bagian dari kebijakan BI dalam menjaga ketersediaan uang bersih.
"BI akan berupaya agar masyarakat dapat memiliki uang rupiah yang layak edar dan dalam pecahan yang dibutuhkan, tidak hanya pada saat-saat tertentu saja seperti lebaran," katanya.
Zainal Arifin Lubis juga mengimbau kepada Perbankan agar dapat memberikan layanan penukaran secara optimal kepada masyarakat di provinsi berpenduduk lima juta jiwa itu.
Pewarta: IfdhalEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.