Meulaboh (Antaranews Aceh) - Kebakaran hebat menghanguskan semua isi di dalam rumah toko (ruko) penjualan aksesories kendaraan bermotor di Desa Blang Meuriya, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Selasa dini hari.

"Awalnya saya juga sudah tidur, pas terdengar orang teriak - teriak, terbangun dan melihat asap tebal bewarna hitam keluar dari dalam bengkel, apinya tidak begitu nampak jelas karena asapnya sangat hitam,"kata Dedek, ?saksi mata warga setempat, Selasa.

Kebakaran terjadi Senin, (4/6) mulai pukul 23.55 WIB hingga berhasil dipadamkan pukul 00.25 WIB, warga terlihat berdesakan datang ke lokasi pertokoan bengkel motor tersebut.

Menurut informasi saksi mata, kebakaran itu terjadi secara tiba - tiba disaat warga setempat sebagian sudah terlelap tidur, namun begitu mengetahui ada kebakaran itu warga langsung berhamburan ke luar rumah.

Tiga unit armada pemadam kebakaran (damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Aceh Barat, dikerahkan ke lokasi untuk membantu pemadaman asap dan api yang terus keluar hitam dari dalam bengkel aksesories motor itu.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material ditarksir mencapai ratusan juta rupiah, pasalnya tidak ada barang berharga yang berhasil diselamatkan, kecuali hanya sedikit yang terlihat di lokasi itu.

"Kami hanya bertugas melakukan pemadaman, belum tahu apa penyebabnya, mungkin dari pihak kepolisian yang berwenang dan melakukan penyelidikan,"kata salah seorang petugas damkar yang ditemui di lokasi Blang Meuria, Selasa dini hari tadi.

Sementara itu infromasi lainnya, Pemerintah Provinsi Aceh telah menyalurkan bantuan untuk Dayah Nur Yaqdhah, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan yang terbakar pada Senin, (4/6) dini hari.

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, juga turun ke lokasi menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sandang pangan, berupa pakaian, mukena, selimut, triplek, bahan makanan serta berbagai kebutuhan lainnya.

Turut mendampingi Wakil Gubernur, Sekda Aceh Selatan, ?Kepala Dinas Sosial Aceh, ?Al-Hudri, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Teuku Ahmad Dadek serta sejumlah pejabat lainnya.

Nova iriansyah, menyampaikan bahwa untuk tahun ini ?Pemerintah Aceh melalui Badan Dayah juga sudah mengangarkan anggaran senilai Rp1,2 milyar untuk pembangunan asrama Dayah Nur Yaqdhah itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ahmad Dadek, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh melalui pihaknya akan membangun hunian sementara senilai Rp200 juta sehingga aktifitas belajar usai libur nanti bisa berjalan sebagaimana mestinya.

"Mekanismenya akan kami bicarakan lagi, apakah kami serahkan bahan bangunan atau melalui pihak ketiga,"ujar Dadek.

Dayah/ pesantren yang dipimpin oleh Tgk Syukri Waly (Abu Muda) ?itu, terbakar sehingga 54 bilik santri beserta pakaian dan ribuan kitab hangus terbakar.

Dalam insiden kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa karena para santri pesantren sedang libur ramadhan dan pulang ke kampung masing-masing. ?Adapun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp800 - an juta.
 



Pewarta: Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026