"Kita kembali berduka, seorang jemaah haji Aceh meninggal di Mekkah, jamaah yang meninggal tersebut atas nama Abdullah bin Amin Nafi, dengan nomor paspor B6993287, beralamat di Jalan Rawa Sakti X nomor 10 Jeulingke Syiah Kuala Banda Aceh," kata Koordinator Humas dan Penerangan PPPIH Embarkasi Aceh, Rusli di Banda Aceh, Selasa.
Ia menjelaskan jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang tiga tersebut meninggal pada Selasa (28/8) sekitar ?pukul 05.05 Waktu Arab Saudi (WAS).
Rusli mengatakan almarhum meninggal dunia di Hotel Kiswah Jarwal dengan diagnosa almarhum mengalami Acute myocard infark yaitu keadaan gawat darurat jantung dengan manifestasi klinis berupa perasaan tidak enak di dada.
Ia menjelaskan awalnya almarhum mengeluh sesak di Mudzalifah pada 21 Agustus 2018, kemudian tim medis merujuk pasien ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah.
Di sana, ia dirawat dengan diagnosa ischemic chronic heart disease, Atrial fibrilation dan flutter atau penyakit berhubungan dengan jantung dan juga serangan jantung. Selanjutnya pada 25 Agustus, pasien dinyatakan sehat dan keluar dari KKHI untuk kembali ke pemondokan di Makkah.
"Almarhum akan dimakamkan hari ini di Sharaya, kita doakan semoga Almarhum mendapat tempat yang layak di sisiNya," katanya.
Sebelumnya dua orang jamaah haji Aceh meninggal di Tanah Suci, masing-masing Mukhlis Teuku Usman Sarong jemaah haji asal Pidie yang tergabung dalam kloter lima dan Siti Halimah binti Ahmad Jemad berasal dari Bener Meriah yang tergabung dalam kloter 6, keduanya meninggal di Makkah.
Pada musim haji 2018, Provinsi Aceh memberangkatkan sebanyak 4.467 calon jamaah haji ke Tanah Suci, Mekkah. Empat ribuan Calhaj tersebut terdiri dari dari 1.780 laki-laki dan 2.632 perempuan ditambah 56 orang petugas kelompok terbang.
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.