Banda Aceh (Antaranews Aceh) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banda Aceh terus meningkatkan pelayanan kelistrikan untuk masyarakat dan sudah menerapkan sistem pemerliharaan jaringan tanpa pemadaman.

Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dan sekarang pemelihaaan jaringan listrik dilakukan tanpa pemadaman, kata Manajer Perencanaan dan Evaluasi PT PLN (Pesero) UPT Banda Aceh, Ivan Nur Pratama di Banda Aceh, Sabtu

Dijelaskan Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) itu untuk melakukan pelemiharaan jaringan kelistrikan di seluruh Indonesia dengan tidak melakukan pemadaman.

"Tim PDKB bekerja dengan aliran listrik tidak dipadamkan atau bertegangan tinggi yang penuh dengan resiko demi kepuasan konsumen agar masyarakat bisa tetap menggunakan listrik meskipun sedang pemeliharaan," kata dia.

Peran masyarakat, katanya sangat penting untuk menjaga pasokan listrik diantaranya, dengan tidak menanam pohon dibawah jaringan listrik dan tidak bermain layang-layangan dekat jaringan listrik.

"Kami berharap peran serta masyarakat untuk menjaga pasokan listrik dan jika melihat ada kerusakan atau pencurian jaringan bisa segera melaporkan ke PLN, agar pasokan listrik tidak terganggu," ujar Manajer Perencanaan dan Evaulasi PT PLN (Pesero) UPT Banda Aceh.

Ivan juga menyatakan, PT PLN (Persero) Unit Induk P3B Sumatera UPT Banda Aceh juga telah melaksanakan kegiatan bakti PDKB 2018 dengan melakukan kegiatan "PDKB Mengajar" pada Kamis (25/10) di SMA Negeri 1 Banda Aceh.

Menurutnya, program "PDKB Mengajar" untuk mengedukasi kepada masyarakat tentang bagaimana listrik diproduksi sehingga bisa sampai langsung ke rumah-rumah masyarakat.

Tim PDKB Tegangan Tinggi dan Tegangan Ekstra Tinggi (PDKB TT/TET) sudah dibentuk di Aceh pada Tahun 2014 dan saat ini tim yang berjumlah 13 personil bisa melakukan pekerjaan atau pemeliharaan jaringan listrik di jalur Transmisi (Tower Listrik Tegangan Tinggi) maupun di Gardu Induk tanpa pemadaman.
 



Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026